Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Dekan Pertanian UGM : Pertanian Penopang Ekonomi Nasional
Rabu, 24-02-2021 - 12:53:29 WIB
TERKAIT:
 
  • Dekan Pertanian UGM : Pertanian Penopang Ekonomi Nasional
  •  

    Situsnews - Jakarta


    Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM), Jamhari menyampaikan pentingnya peranan sektor pertanian terhadap perbaikan dan penguatan ekonomi nasional. Hal ini disampaikan Jamhari dalam sesi diskusi berjudul Menakar Kekuatan Sektor Pertanian Sebagai Penopang Ekonomi Nasional yang diselenggarakan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM PEB UI), Selasa, 23 Februari 2021.


    "Sektor pertanian itu tidak bisa dipisahkan dari penopang ekonomi nasional. Sebab pertanian adalah sumber utama pendapatan rumah tangga. Bahkan penyumbang PDB, penyerap tenaga kerja dan penghasil devisa negara," katanya.


    Jamhari mengatakan, peranan sektor pertanian juga sangat besar dalam penyediaan bahan pangan dan bahan baku industri di seluruh dunia. Apalagi, pertanian terbukti mampu berperan terhadap penyediaan bahan pakan dan bahan baku bioenergi.


    "Pertanian itu tidak bisa dilepaskan baik dalam kondisi normal maupun tidak normal. Kita lihat saja sekarang tidak akan ada mie instan, restoran, atau indusru manufaktur lainya yang tanpa ada tanaman padi dan pertanian lainnya. Jadi saya kira sangat penting sekali sektor pertanian ini," katanya.


    Mengenai hal ini, Jamhari mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memulai gerakan tanam serta membentuk karakter konsumsi pangan lokal secara masif di tiap-tiap daerah.


    "Artinya saya mau bilang kalau kita harus membentuk karakter konsumsi pangan lokal supaya pangan kita beragam dan mengkapitalisasinya dengan pangan lain," katanya.


    Sebelumnya Direktur Neraca dan Produksi pada Badan Pusat Statistik (BPS), Dody Herlando yang diwakili Koordinator Fungsi Konsolidasi Neraca Produksi Nasional, Nur Indah Kristiani mengapresiasi kontribusi sektor pertanian terhadap proses pemulihan ekonomi nasional selama krisis pandemi Covid 19, yakni sejak tahun 2019 hingga memasuki bulan kedua di tahun 2021.


    Menurut Indah, data dan statistik sektor pertanian sejauh ini menunjukan pertumbuhan positif, yakni mencapai 2,59 persen dengan subsektor tanaman pangan sebagai penyumbang tertingginya, yaitu 10,47 persen. Angka tersebut didorong karena adanya peningkatan luas panen dan produksi padi, jagung, ubi kayu serta dukungan cuaca yang rekatif bagus.


    "Selain itu BPS juga mencatat bahwa sektor pertanian berkontribusi terhadap pertumbuhan 5 sektor lapangan kerja. Kemudian kalau kita lihat dari perdagangan produk pertanian ke luar negeri juga mengalami kenanaikan sebesar 14 persen dengan 3 komoditas utamanya, yakni kopi, tanaman obat dan rempah," katanya


    Indah mengatakan, berbagai perbaikan pada sektor pertaniaj juga berdampak besar pada kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTP). NTP, kata Indah mengalami kenaikan 0,74 persen jika dibandingkan 2019. Sedangkan NTP di bulan Desember (M to M) naik sebesar 0,37 persen. Adapun untuk NTUP, angkanya mencapai 0,70 persen untuk periode Bulan Desember 2020.


    "Ke depan sektor pertanian memiliki peluang besar untuk meningkatkan Ekonomi Nasional. Sebab sampai saat ini rata rata pendapatan petani mencapai 1,9 juta dan menumbuhkan lapangan usaha pertanian sebesar 13 persen," tutupnya.


    (Kementan/As)




     
    Berita Lainnya :
  • Mustika Ratu dan YPI Kirim Puteri Indonesia ke Ajang Miss Universe 2021
  • Tertangkapnya Abner Terkait Narkoba, Asessment BNN Tak Diterima Kejari Jakpus
  • Kedubes Oman Adakan Tadarus Al-Quran Lintas Negara Ramadhan 1442 H
  • Teten Masduki Katakan UMKM Mampu Memulihkan Ekonomi Nasional
  • Dubes RI Untuk Oman : Pekerja Migran Unggul Kerja, Lemah Dalam Bahasa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mustika Ratu dan YPI Kirim Puteri Indonesia ke Ajang Miss Universe 2021
    02 Tertangkapnya Abner Terkait Narkoba, Asessment BNN Tak Diterima Kejari Jakpus
    03 Kedubes Oman Adakan Tadarus Al-Quran Lintas Negara Ramadhan 1442 H
    04 Teten Masduki Katakan UMKM Mampu Memulihkan Ekonomi Nasional
    05 Dubes RI Untuk Oman : Pekerja Migran Unggul Kerja, Lemah Dalam Bahasa
    06 Ketua PBNU, Said Aqil Siradj Dukung Mustika Ratu (MRAT) Produksi Herbal Untuk Konsumi Ibadah Puasa
    07 Vaksinasi Lansia Aman dan Aksesnya Makin Dipermudah
    08 Peta Jalan Industri 4.0 Indonesia, Menuju 10 Besar Negara Ekonomi Terbesar
    09 Ini Kiat Menjaga Kesehatan Jantung
    10 KPK Ingatkan Batas Waktu Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Periodik 2020
    11 Mustika Ratu (MRAT) dukung Pertemuan Ilmiah Tahunan Pertama Perkumpulan Disiplin Herbal Medik Indonesia (PDHMI)
    12 Sulut Hentikan Suntik Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca
    13 Bisnis Perumahan Syariah Di Tengah Pandemi Corona Tetap Diminati
    14 Yunus Nafik Gelar Jumat Sedekah
    15 Mustika Ratu (MRAT) Sinergi Bisnis dengan Pt Pegadaian (Persero)
    16 Selebgram Rachel Vennya Pilih Produk Softlens dari SISSELENS Indonesia
    17 Wujudkan Generasi Masa Depan Sampoerna University Gelar Webinar Inspiratif di Era Akselerasi Digit
    18 Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia Unilever Kampanyekan Senyum Sehat Bersama Pepsodent
    19 Cerita Shelly Nekat Rilis Lagu Ciptaannya
    20 Kiat Setelah di Vaksin, Seperti Apa?
    21 Kebakaran Kecil di Rooftop Mustika Ratu
    22 Wakil Ketua Kpk Terima Laporan Penyimpangan Dana Covid 19 dari Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Sumbar
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat