JAKARTA – Larangan terhadap perbuatan zina ditegaskan secara kuat dalam Alquran melalui sejumlah ayat. Salah satu rujukan utama terdapat dalam Surah Al-Isra ayat 32 yang memerintahkan umat manusia untuk tidak mendekati zina karena perbuatan tersebut tergolong keji dan merupakan jalan yang buruk.
Ayat ini tidak hanya melarang tindakan zina itu sendiri, tetapi juga segala hal yang dapat mengarah kepadanya. Dengan demikian, ajaran Islam menutup setiap celah yang berpotensi menjerumuskan seseorang ke dalam perbuatan tersebut.
Selain Surah Al-Isra, terdapat sejumlah ayat lain dalam Alquran yang menegaskan larangan zina sekaligus menjelaskan konsekuensinya, baik di dunia maupun di akhirat.
Dalil Alquran tentang Larangan Zina
1. Surah Al-Isra Ayat 32
Ayat ini menjadi dasar utama larangan zina dalam Islam. Umat diperintahkan untuk menjauhi segala hal yang dapat mendekati zina, termasuk perilaku yang mengarah pada pergaulan bebas hingga konsumsi konten yang merangsang. Larangan ini menunjukkan bahwa pencegahan dilakukan sejak dari akar permasalahan.
2. Surah An-Nur Ayat 2
Dalam ayat ini dijelaskan hukuman bagi pelaku zina, yakni dera sebanyak 100 kali bagi laki-laki dan perempuan yang belum menikah. Penegakan hukum tersebut dilakukan oleh pihak berwenang dengan ketentuan tertentu, sebagai bentuk efek jera dan pelajaran bagi masyarakat.
3. Surah An-Nur Ayat 3
Ayat ini mengatur ketentuan pernikahan bagi pelaku zina. Disebutkan bahwa pezina hanya boleh menikah dengan sesama pezina atau musyrik, kecuali jika telah bertaubat, maka ketentuan tersebut dapat berubah.
4. Surah An-Nur Ayat 4
Alquran juga memberikan peringatan keras terhadap tuduhan zina tanpa bukti. Seseorang yang menuduh tanpa menghadirkan empat saksi akan dikenakan hukuman dera sebanyak 80 kali serta kesaksiannya tidak diterima.
5. Surah An-Nur Ayat 30
Ayat ini menekankan pentingnya menjaga pandangan dan kehormatan diri bagi laki-laki sebagai langkah preventif agar tidak terjerumus dalam zina.
6. Surah An-Nur Ayat 31
Perintah serupa juga ditujukan kepada perempuan, yakni menjaga pandangan, menutup aurat, serta tidak menampakkan perhiasan secara berlebihan. Hal ini bertujuan untuk menjaga kehormatan dan mencegah potensi terjadinya perzinaan.
7. Surah Al-Furqan Ayat 68–69
Ayat ini menyebutkan bahwa salah satu ciri hamba yang taat adalah tidak berzina. Pelanggaran terhadap larangan tersebut akan berakibat pada hukuman berat di akhirat.
Alasan Larangan Zina dalam Islam
Larangan zina dalam Alquran tidak terlepas dari berbagai dampak negatif yang ditimbulkannya. Dalam tafsir Surah Al-Isra ayat 32, setidaknya terdapat lima alasan utama:
1. Merusak Nasab
Perzinaan dapat mengaburkan garis keturunan sehingga menimbulkan ketidakjelasan hubungan keluarga.
2. Memicu Kejahatan
Perilaku ini berpotensi melahirkan tindak kriminal lain, seperti kekerasan hingga pembunuhan.
3. Merusak Nama Baik
Zina berdampak pada rusaknya reputasi dan martabat seseorang di tengah masyarakat.
4. Menghancurkan Rumah Tangga
Perzinaan menjadi salah satu faktor utama keretakan bahkan kehancuran dalam kehidupan rumah tangga.
5. Risiko Penyakit
Perilaku seksual yang tidak terkontrol meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS.(ilc)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Gaya Hidup |



01
02
03
04
05
