Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Mau Sehat, Tenang, dan Panjang Umur? Mulai dari Jalan Kaki
Selasa 20 Mei 2025, 05:52 WIB
ilustrasi jalan kaki.

JAKARTA – Di tengah padatnya rutinitas harian, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki kerap terlupakan. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki dalam durasi 5 hingga 60 menit setiap hari dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan fisik maupun mental.

Dari menurunkan kadar gula darah hingga memperbaiki suasana hati, manfaat jalan kaki sangat beragam tergantung pada durasi dan konsistensi pelaksanaannya. Berikut ulasan manfaat jalan kaki berdasarkan durasinya:

1. 5 Menit: Jaga Gula Darah dan Cegah Kenaikan Berat Badan

Berjalan kaki selama lima menit, terutama setelah makan, terbukti membantu menstabilkan kadar gula darah. Sebuah studi yang dimuat dalam Sports Medicine menyebutkan bahwa jalan kaki singkat bisa memperlambat lonjakan gula dan menurunkan kebutuhan insulin.

Dokter spesialis olahraga, dr. Rebecca Robinson menjelaskan, jika tubuh tidak bergerak setelah makan, glukosa berlebih dapat disimpan sebagai lemak, terutama di perut, yang memicu inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Tak hanya itu, jalan kaki juga mencegah rasa lapar palsu akibat lonjakan gula, yang dapat memicu konsumsi kalori berlebih dan penambahan berat badan.

2. 10 Menit: Turunkan Tekanan Darah dan Perbaiki Mood

Tak perlu lama, berjalan kaki selama 10 menit sudah mampu menurunkan tekanan darah secara signifikan. Penelitian dari The Journal of Human Hypertension membuktikan bahwa tiga sesi jalan kaki masing-masing 10 menit dapat menurunkan tekanan darah sistolik secara nyata.

Dari sisi psikologis, berjalan kaki juga berdampak pada suasana hati. Studi dalam Psychology of Sport and Exercise menunjukkan bahwa jalan kaki 10 menit dapat meningkatkan perasaan bahagia dan semangat untuk tetap aktif.

3. 30 Menit: Cegah Depresi dan Perkuat Tulang

Jika memiliki lebih banyak waktu, berjalan kaki selama 30 menit setiap hari memberikan manfaat jangka panjang. Penelitian dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise menyebutkan bahwa penderita depresi yang berjalan kaki mengalami peningkatan energi dan kesejahteraan emosional.

Jalan kaki juga bermanfaat untuk kesehatan tulang. Studi dalam PLOS ONE tahun 2022 menyarankan bahwa berjalan cepat selama 30 menit sebanyak tiga kali seminggu dapat mencegah pengeroposan tulang, terutama pada perempuan pramenopause.

4. 40 Menit: Tajamkan Memori dan Lindungi Jantung

Berjalan kaki selama 40 menit tiga kali seminggu terbukti memperkuat fungsi kognitif dan daya ingat, terutama pada lansia. Studi dari Colorado State University menemukan peningkatan konektivitas otak dan performa memori peserta setelah enam bulan rutin berjalan kaki.

Tak hanya otak, jantung pun diuntungkan. Menurut Journal of the American College of Cardiology, wanita pascamenopause yang rutin berjalan 40 menit memiliki risiko lebih rendah terkena gagal jantung.

5. 60 Menit: Tidur Lebih Nyenyak, Risiko Depresi Turun

Durasi satu jam berjalan kaki setiap hari memberikan manfaat maksimal. Studi dalam jurnal Sleep menemukan bahwa wanita pascamenopause yang rutin berjalan kaki selama satu jam tidur lebih nyenyak dan merasa lebih segar saat bangun.

Manfaat mental lainnya adalah penurunan risiko depresi hingga 26%, sebagaimana dikutip dalam JAMA Psychiatry. Peneliti dari Harvard Health menyebut bahwa aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki memberikan efek kumulatif bagi kesehatan mental.

Jika dilakukan di alam terbuka, manfaatnya makin besar. Studi dari Molecular Psychiatry mencatat bahwa berjalan kaki di lingkungan alami selama 60 menit menurunkan aktivitas otak yang berkaitan dengan stres secara signifikan.

Tak Perlu Lama, Asal Konsisten

Berapa pun durasi yang bisa dilakukan, berjalan kaki tetap memberikan manfaat nyata. Aktivitas ini tak memerlukan alat, biaya, atau keanggotaan gym—cukup langkah kecil setiap hari untuk perubahan besar pada kesehatan tubuh dan pikiran. (detik)




Editor : Tim
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top