Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Gairahkan Agrowisata Jatiluwih, Mentan SYL Dorong Mina Padi
Jumat 11 Desember 2020, 21:20 WIB

Situsnews - Tabanan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) bersama anggota Komisi IV DPR RI, I Made Urip dan jajaran Eselon I Kementerian Pertanian (Kementan) turun melihat langsung keindahan persawahan agrowisata terasiring Jatiluwih yang berada di Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (11/12/2020). Jatiluwih sangat dikenal sebagai salah satu daerah di Bali yang memiliki sawah terasiring terbesar dan penghasil beras berkualitas tinggi dan kini sebagai objek agrowisata kelas dunia.

Menurut Mentan SYL, sawah terasiring Jatiluwih sangat indah dan memiliki potensi untuk menghasilkan beras khusus berkualitas tinggi yang tidak dimiliki daerah lain. Akan tetapi, potensi ini akan lebih memberikan nilai tambah dan meningkatkan daya tarik wisata yang lebih tinggi jika dikembangkan atau dikelola dengan konsep mina padi dan budaya bertani yang ada.

"Kita telah sepakat dengan kepala Subak, Komisi IV DPR RI, pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk kembangkan potensi Jatiluwih ini melalui tumpangsari padi-ikan, namanya mina padi dan budidaya ikan bioflok. Pola mina padi adalah pola klasik tapi memelihara alam dan budaya yang bagus dan pariwisata semakin menarik," demikian katakan Mentan SYL.

Ia menjelaskan untuk memelihara sumberdaya alam yang dimiliki Jatiluwih, intervensi yang dilakukan pun tidak hanya pengembangan mina padi tapi juga dengan pengembangan ternak dan penanaman komoditas buah-buahan dan perkebunan seperti kelapa. Selain itu, yang lebih penting juga adalah tidak boleh ada alih fungsi lahan sehingga Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia semakin terjaga.

"Artinya rakyat tidak hanya dapat dari pertanian dan khususnya padi, tapi juga nilai dari pariwisatanya. Saya berharap Jatiluwih ini menjadi landmark yang paling kuat kedepannya. Nilai budaya kita harus jaga dan tidak boleh ada alih fungsi lahan," ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR RI, I Made Urip mengapresiasi upaya Kementan dalam melakukan pengembangan Jatiluwih sehingga memiliki nilai tambah yang lebih dalam meningkatkan produksi pangan dan wisata. Pengembangan mina-padi merupakan upaya yang tepat karena sudah berhasil dikembangkan di daerah Sleman.

"Kami akan selalu memberikan dukungan untuk pertanian. Mina padi mudah-mudahan bisa menjadi contoh pembudidayaan yang dikolaborasikan dengan wisata," ungkapnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan sistem budidaya mina padi merupakan implementasi pola integrated farming atau pengelolaan pertanian terpadu. Ini merupakan salah satu langkah nyata Kementan menyiapkan dalam upaya peningkatan ketersediaan pangan di era pandemi covid 19 dan ketersediaan pangan ke depannya.

"Kementan sangat serius mendorong pengembangan pola integrated farming ini melalui pemberian bantuan KUR, bantuan bibit dan sarana produksinya lainya. Pola ini menjadi model untuk dikembangkan di berbagai daerah sehingga ketahanan pangan nasional dan di Jatiluwih tentu meningkatkan gairah di sektor pariwisatanya," terangnya.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top