Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Optimalkan Serap Gabah, Mentan SYL : Kostraling Harus Menjadi Bulog-Bulog Kecil
Jumat 26 Februari 2021, 18:17 WIB

Situsnews - Jakarta

Puncak panen raya padi berlangsung pada Maret 2021, diperkirakan seluas 2 juta hektar. Perihal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat ini tengah menyiapkan upaya nyata untuk mengamankan produksi beras nasional dan harga di tingkat petani yang menguntungkan yakni menjadikan Komando Strategi Penggilingan Padi (Kostraling) sebagai Bulog-Bulog kecil.

"Saya minta Perpadi (Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras,- red) bantu saya. Kita Kostralingkan penggilingan-penggilingan padi skala kecil untuk menyerap gabah, menghasilkan beras berkualitas dan harga jual tingkat petani agar memperoleh keuntungan. Karena itu, saya minta Kostraling menjadi Bulog-Bulog kecil," demikian dikatakan SYL pada Rapat Kostraling di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

SYL menjelaskan Kostraling adalah pioner dari penggilingan-penggilingan padi skala kecil untuk serap gabah dan menjaga harga di tingkap petani. Oleh karena itu, selain sebagai Bulog-Bulog kecil, Kostraling juga harus naik kelas, dari mengamankan stok, harga dan kualitas, juga harus sampai pada tingkat melakukan ekspor sehingga harus bisa menghasilkan beras super premium dengan kemasan yang memenuhi standar pasar internasional.

"Pandemi Covid 19 ini memang membuat perekonomian semua negara ambruk. Tapi dibalik ini, ada manfaat yang bisa kita petik. Misalnya, harga beras dunia naik, sehingga ini yang menjadi peluang kita untuk melakukan ekspor," bebernya.

"Oleh karena itu, saya minta kita semua yakni dinas pertaniam seluruh Indonesia dan Perpadi kita harus bersinergi. Kita tidak boleh saling menyalahkan, tidak yang merasa hebat sendiri, tapi semua butuh sinergi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan memotret masalah yang akan muncul," pinta SYL.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi mengaku optimis dengan bersinergi dengan Perpadi, perbankan dan pemangku kepentingan lainnya dapat meningkatkan kelas Kostraling. Sesuai arahan Mentan SYL, Kostraling segera dijadikan Bulog-Bulog kecil sehingga serap gabah petani untuk menjamin stok beras nasional terjamin dan harga beras petani pun ikut terjamin.

"Pemerintah memberikan dukungan bantuan Rice Milling Unit, mesin pengering dan pembiayaan melalui dana KUR yang memadai agar Kostraling berjalan profesional dan modern," ujarnya.

"Bantuan ini utamanya untuk kelompok tani pengelola penggilingan skala kecil dengan tujuan meningkatkan kualitas produk beras yang dihasilkan dan tentunya menjadikan mereka lebih modern," imbuh Suwandi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perpadi, Sutarto Alimoeso mendorog upaya Kementan dalam membangun korporasi petani khususnya petani beras yang di dalamnya berperan Kostraling. Program korporasi petani padi dengan klaster 400 hingga 500 hektar sangat bermanfaat bagi penggilingan padi skala kecil.

"Impementasi sinerginya yakni antara petani dengan penggilingan, BUMDES, koperasi dan Bulog harus benar-benar dioptimalkan. Dengan begitu, korporasi petani dapat kita bangun dengan baik," tuturnya.

(Kementan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top