Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat memberikan keterangan kepada awak media. Nusron disebut telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu.
JAKARTA — Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji mengungkapkan bahwa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak lebih dari enam bulan lalu.
Menurut Sarmuji, Nusron sebelumnya menjabat Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian DPP Partai Golkar. Setelah mengundurkan diri dari struktur kepengurusan, Nusron tetap berstatus sebagai kader atau anggota biasa Partai Golkar.
Sarmuji mengatakan pengunduran diri tersebut disampaikan langsung Nusron kepada Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan pengunduran diri tersebut.
Perkembangan ini menjadi perhatian publik setelah KPK menangani perkara dugaan suap di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Nusron sendiri menyatakan menghormati proses hukum yang dilakukan KPK dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Catatan: Pengunduran diri dari kepengurusan partai berbeda dengan pengunduran diri sebagai Menteri ATR/BPN. Informasi yang tersedia menyebut Nusron tetap menjabat sebagai Menteri ATR/BPN, dan kementerian membantah isu mengenai pengunduran dirinya dari jabatan menteri.(*)
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Politik |



01
02
03
04
05
