Rabu, 9 September 2026

Breaking News

  • 26 SMK di Riau Ikuti AHASS Goes to School, Siswa Praktik Bersama Teknisi Profesional   ●   
  • Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi   ●   
  • Waspada Karhutla, Polsek Binawidya dan Forkopimcam Perkuat Kesiapsiagaan   ●   
  • Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout   ●   
  • Wabup Siak Dorong Optimalisasi Pajak, Perusahaan Diminta Ikut Perkuat Pendapatan Daerah   ●   
DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Desember 2026, Masuk Tahap Penyusunan
Rabu 09 September 2026, 08:28 WIB
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman saat mengikuti pembahasan RUU Perampasan Aset di kompleks parlemen, Jakarta. DPR menargetkan RUU tersebut disahkan paling lambat Desember 2026.

 

JAKARTA — Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi salah satu isu politik-hukum nasional yang kembali mendapat perhatian pada awal September 2026. DPR RI memastikan regulasi tersebut ditargetkan selesai dan disahkan paling lambat pada Desember 2026.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan penyusunan RUU Perampasan Aset terus dilakukan setelah DPR menyelesaikan sejumlah regulasi penting di bidang hukum pidana. DPR menilai regulasi tersebut diperlukan untuk memperkuat sistem pemberantasan kejahatan sekaligus mempercepat pemulihan aset hasil tindak pidana.

Dalam perkembangan terbaru, DPR menyatakan target pengesahan bukan lagi sekadar rencana. Berdasarkan kalender DPR, pembahasan ditargetkan selesai dan dibawa ke rapat paripurna paling lambat 15 Desember 2026.

RUU tersebut mengatur sejumlah objek yang dapat dirampas, antara lain aset yang berasal dari tindak pidana, aset yang digunakan sebagai sarana tindak pidana, barang temuan, serta aset pengganti kerugian.

Sementara itu, Komisi III juga menekankan pentingnya memastikan kewenangan perampasan aset tidak menjadi instrumen penyalahgunaan kekuasaan. Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman sebelumnya menyatakan bahwa rancangan yang sedang disusun harus memperhatikan perlindungan terhadap masyarakat dan pihak yang berada di luar kekuasaan.

Isu ini menjadi penting karena pengesahan RUU Perampasan Aset akan menjadi salah satu agenda legislasi yang dinantikan masyarakat, terutama dalam upaya memperkuat pemberantasan korupsi dan kejahatan ekonomi.(*)

Sumber : ANTARA/DPR RI

 




Editor : Tim
Kategori : Politik
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 09 September 2026
Musyran VI Pramuka Bukit Batu, Edi Sakura Dorong Kepemimpinan yang Solid dan Bersinergi

Rabu 09 September 2026
Mulai Kehilangan Semangat? Ini Sejumlah Cara Sederhana Mengatasi Burnout

Senin 07 September 2026
Ikan atau Kucing, Apa yang Pertama Kamu Lihat? Begini Gambaran Sifatnya

Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top