Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Menanti Nyali Kalapas: Antara Membela Marwah Institusi atau Menjadi Perisai Oknum Pengkhianat?
Selasa 28 April 2026, 06:26 WIB

BAGANSIAPIAPI – Publik kini tidak lagi sekadar menyoroti polah tingkah oknum Humas berinisial I yang diduga melakukan pungli 17 juta. Sorotan tajam kini justru bergeser dan tertuju tepat ke ruang kerja Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bagansiapiapi. Diamnya sang pimpinan pasca mencuatnya borok internal ini memunculkan pertanyaan besar: Apakah ini bentuk ketenangan, atau justru sebuah pembiaran yang terstruktur?

Loyalitas Semu atau Pelindungan Oknum?

Dua hari berlalu, Kalapas seolah memilih opsi "membisu" di tengah badai informasi yang meruntuhkan marwah institusi yang ia pimpin. Sikap tutup mata ini dinilai sangat berbahaya bagi integritas Pemasyarakatan. Bagaimana mungkin seorang pimpinan tetap tenang ketika data saksi, bukti setor, hingga jeritan mantan WBP sudah tersaji di depan mata?

Munculnya "berita klarifikasi siluman" tanpa narasumber jelas pada Senin pagi (27/04) semakin memperkeruh suasana. Publik melihat adanya upaya "cuci tangan" yang tidak profesional, sementara jalur konfirmasi resmi wartawan justru diblokir oleh oknum yang bersangkutan.

"Kita tidak butuh narasi tanpa wajah. Jika Kalapas merasa bawahannya benar, mari kita konfrontasi di depan hukum. Saya memegang kuasa dari korban (mantan WBP), saya memegang bukti setor 17 juta, dan saya siap menghadirkan saksi hidup di persidangan," tegas jurnalis investigasi yang mengawal kasus ini.

Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan dari pagi hingga siang hari di Lapas Bagansiapiapi pada 27 April 2026 kembali menemui jalan buntu dengan alasan adanya agenda internal. Namun, kebenaran tidak bisa ditunda hanya karena alasan seremonial.

Sikap "tutup mata" pimpinan terhadap bawahan yang diduga mengkhianati Peraturan Menteri Hukum dan HAM adalah bentuk pembiaran yang mencederai kepercayaan publik. Jika seorang pimpinan tidak mampu menindak tegas "kerikil" di dalam sepatunya sendiri, maka publik berhak bertanya: Apakah pengkhianatan ini terjadi atas izin diam-diam, ataukah pimpinan memang sudah kehilangan kendali atas institusinya?

Besok, bola panas ini akan kembali diletakkan di meja Kalapas. Publik menanti, apakah beliau akan tetap membisu atau berani mengambil tindakan revolusioner demi membersihkan nama baik Lapas Bagansiapiapi dari oknum-oknum bermental pungli.(Dipo)

 




Editor : Tim
Kategori : Rokan Hilir
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top