Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
PLTA Koto Panjang Dipantau Ketat, BPBD Riau Tingkatkan Kewaspadaan Banjir
Jumat 05 Desember 2025, 08:09 WIB
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiagakan total 21 unit alat berat dan truk untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor. Langkah ini dilakukan menyusul penetapan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, pada 1 Desember 2025.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edy Afrizal, mengatakan bahwa penyiagaan peralatan ini merupakan bagian dari tahap awal strategi penanggulangan bencana, yang meliputi sosialisasi, pendirian posko, dan pemantauan wilayah berisiko. Penempatan alat berat dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau.

“Persiapan kita di tahap awal ini sosialisasi, mendirikan posko dan pemantauan. Termasuk koordinasi dengan Dinas PUPR untuk siaga di lokasi rawan bencana,” ujar Edy Afrizal, Kamis (4/12/2025).

Menurut Edy, seluruh alat berat tersebut disebar melalui pos Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas PUPR yang berada di 12 kabupaten/kota.

Ia menjelaskan komposisi alat berat yang disiagakan, yakni dua unit ekskavator amfibi, satu ekskavator PC 200, delapan ekskavator PC 130, satu ekskavator long arm, enam motor grader, dan enam dump truk. Secara keseluruhan terdapat 21 unit peralatan yang siap dimobilisasi kapan saja.

“Alat ini disiapkan agar mobilisasi jika nanti terjadi bencana bisa maksimal. Sehingga proses penanganan jika terjadi bencana di Riau bisa ditangani cepat,” tegasnya.

Selain kesiapsiagaan darat, BPBD Riau juga meningkatkan pemantauan terhadap elevasi debit air di Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar. Waduk tersebut menjadi indikator penting dalam memprediksi potensi banjir pada aliran sungai besar seperti Kampar, Siak, Indragiri, dan Rokan.

“Kita juga melakukan pemantauan elevasi debit air di PLTA Koto Panjang. Kita minta PLN melaporkan secara berkala kondisi elevasi waduk. Begitu juga dengan teman-teman BMKG,” kata Edy.

Ia mengungkapkan bahwa debit air waduk kini mulai meningkat setelah sebelumnya berada pada kondisi kekeringan. Meski masih berada pada ambang batas normal, pemantauan ketat tetap dilakukan untuk memastikan peringatan dini dapat diberikan jika terjadi potensi luapan air.

“Update terbaru memang air sudah naik, tetapi masih berada di ambang batas normal. Kenaikan ini dari sebelumnya yang sempat kekeringan,” tutup Edy Afrizal.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top