Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Bunda PAUD Riau Henny Sasmita Tegas Tolak Kekerasan Anak: Edukasi Sejak Dini Jadi Kunci Pencegahan
Rabu 17 September 2025, 13:01 WIB
Bunda PAUD Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid.

PEKANBARU – Kasus kekerasan terhadap anak masih kerap terjadi di tengah masyarakat. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Bunda PAUD Provinsi Riau, Henny Sasmita Wahid, yang menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikis, tidak bisa ditoleransi dan harus dicegah sejak dini.

Sebagai Bunda PAUD, Henny aktif mendorong sosialisasi penolakan kekerasan terhadap anak. Edukasi ini diberikan agar anak-anak mampu mengenali perlakuan yang mereka terima, sekaligus berani bersuara jika mengalami tindakan tidak semestinya.

“Anak-anak sejak dini perlu diberikan pemahaman, bagaimana cara mengenali apa yang terjadi pada dirinya, dan mengetahui apakah hal itu termasuk kekerasan dari orang di sekitarnya atau tidak,” ujar Henny saat menghadiri kegiatan di Taman Kanak-Kanak Program Gugus Laboratorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau, Rabu (17/9/2025).

Menurut Henny, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan di jenjang PAUD, tetapi juga diperluas hingga SD, SMP, bahkan SMA. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak sebatas luka fisik, melainkan juga menyangkut kesehatan mental. Karena itu, edukasi yang dilakukan bersifat menyeluruh, termasuk membekali anak-anak dengan pemahaman menjaga kesehatan jiwa.

“Harus dipahami, kekerasan bukan hanya soal fisik, tapi juga psikis. Karena itu kami aktif berkeliling ke seluruh Provinsi Riau untuk memberikan edukasi terkait kekerasan pada anak,” jelasnya.

Melalui Tim Penggerak PKK Provinsi Riau, Henny juga menggagas program “Jelajah Anak Riau”. Program ini berkolaborasi dengan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia Wilayah Riau untuk memberikan edukasi tentang kesehatan mental remaja. Kehadiran psikolog dalam program tersebut diharapkan membantu anak-anak lebih memahami diri mereka, sekaligus mendorong orang tua agar lebih peduli terhadap kondisi buah hati.

Ia menambahkan, kasus kekerasan sering kali justru dilakukan oleh orang-orang terdekat anak. Karena itu, Pokja PAUD bersama berbagai pihak terus mengintensifkan edukasi, sosialisasi, serta mendorong lahirnya kebijakan pemerintah yang berpihak pada perlindungan anak.

“Pokja PAUD berupaya mencegah kekerasan dengan edukasi, sosialisasi, serta mendorong adanya peraturan pemerintah dan fasilitas publik yang siap menangani kasus jika benar-benar terjadi,” tegas Henny.

Lebih jauh, Henny mengingatkan pentingnya keberadaan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) di Riau. UPT PPA, katanya, tidak hanya fokus pada anak, tetapi juga pada perempuan. Layanan yang diberikan mencakup pendampingan, perlindungan hukum, hingga pemulihan bagi korban kekerasan.

“UPT ini sudah lama terbentuk dan menjadi rujukan penting untuk menangani kasus kekerasan, baik terhadap anak maupun perempuan,” pungkasnya.(mcriau)

 




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top