Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Kolaborasi DPR RI dan BGN: Perluas Sosialisasi MBG untuk Cegah Stunting di Riau
Minggu 13 Juli 2025, 09:50 WIB
DPR RI bersama BGN terus menggencarkan sosialisasi Program MBG di berbagai daerah.

KAMPAR – DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggencarkan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di Desa Pelambaian, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, pada Jumat (11/7/2025).

Mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan gizi buruk, penurunan angka stunting, serta persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Sosialisasi yang berlangsung di aula serbaguna desa tersebut dihadiri ratusan peserta. Hadir dalam kegiatan ini perwakilan anggota Komisi IX DPR RI Sahidin, perwakilan Badan Gizi Nasional Puspa Kemala, Camat Tapung Sofiandi, serta tokoh masyarakat setempat.

Sejalan dengan Visi Indonesia Emas 2045

Anggota Komisi IX DPR RI, Sahidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program MBG merupakan program prioritas nasional yang sejalan dengan visi Presiden terpilih Prabowo Subianto dalam menciptakan generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

“Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencukupi kebutuhan gizi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui, tetapi juga mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.

Ia menambahkan, angka malnutrisi dan stunting masih menjadi tantangan serius di banyak daerah, termasuk di Riau. Program MBG hadir sebagai solusi konkret dalam menjamin asupan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Pemenuhan gizi sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) menjadi indikator utama. Program ini juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tambah Sahidin.

Dorong UMKM dan Buka Lapangan Kerja Baru

Sementara itu, Perwakilan Badan Gizi Nasional, Puspa Kemala, menjelaskan bahwa implementasi Program MBG juga berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Salah satunya melalui pembangunan 5.000 Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Setidaknya akan tercipta 230 ribu lapangan pekerjaan dari pengoperasian dapur-dapur umum ini. Kami juga mendorong petani dan pelaku UMKM lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok program ini,” tutur Puspa.

Ia menambahkan, keterlibatan UMKM dalam program MBG juga diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program Makan Bergizi Gratis ditujukan terutama bagi pelajar dan masyarakat miskin, agar mereka mendapatkan akses makanan bergizi secara rutin. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi sejak dini, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing secara global.(*)

 

 




Editor : Tim
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top