Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Pemko Pekanbaru Kucurkan Rp700 Juta untuk Pelatihan Guru TK dan PAUD, Tingkatkan Kompetensi SDM Pendidikan Usia Dini
Jumat 30 Mei 2025, 09:18 WIB
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.М., dan Wakil Walikota Pekanbaru H. Markarius Anwar S.T., M.ARCH.

PEKANBARU— Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pendidikan anak usia dini. Untuk pertama kalinya, Pemko mengalokasikan anggaran sebesar Rp700 juta dalam APBD 2025 guna mendanai pelatihan bagi hampir 4.000 guru TK dan PAUD se-Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa dana ini difokuskan untuk program pelatihan berkelanjutan yang mencakup berbagai aspek peningkatan kompetensi. Mulai dari metode pembelajaran kreatif, penguatan kurikulum Merdeka Belajar, pendidikan karakter, hingga literasi digital.

“Kita ingin para guru tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus mendapatkan akses pelatihan yang setara, terstruktur, dan berkualitas,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Kamis (29/5/2025).

Selama ini, banyak guru TK dan PAUD di Pekanbaru harus mencari pelatihan secara mandiri karena belum tersedianya fasilitas pelatihan terpadu dari pemerintah. Kondisi tersebut mendorong Pemko untuk mengambil langkah konkret melalui penganggaran khusus tahun ini.

Agung juga menyampaikan apresiasinya kepada para pendidik yang selama ini tetap bersemangat meningkatkan kompetensi diri, meskipun dengan keterbatasan fasilitas.

“Kami sangat menghargai perjuangan para guru yang selama ini berinisiatif belajar dan berkembang secara mandiri. Kini saatnya pemerintah hadir untuk memberikan dukungan nyata,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari pembenahan sistemik dalam penguatan mutu pendidikan anak usia dini di Pekanbaru. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi rutin terhadap efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di lapangan, seperti yang dilansir dari riaupos.(*)




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top