Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
Pemko Pekanbaru Kucurkan Rp700 Juta untuk Pelatihan Guru TK dan PAUD, Tingkatkan Kompetensi SDM Pendidikan Usia Dini
Jumat 30 Mei 2025, 09:18 WIB
Walikota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.М., dan Wakil Walikota Pekanbaru H. Markarius Anwar S.T., M.ARCH.

PEKANBARU— Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pendidikan anak usia dini. Untuk pertama kalinya, Pemko mengalokasikan anggaran sebesar Rp700 juta dalam APBD 2025 guna mendanai pelatihan bagi hampir 4.000 guru TK dan PAUD se-Kota Pekanbaru.

Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa dana ini difokuskan untuk program pelatihan berkelanjutan yang mencakup berbagai aspek peningkatan kompetensi. Mulai dari metode pembelajaran kreatif, penguatan kurikulum Merdeka Belajar, pendidikan karakter, hingga literasi digital.

“Kita ingin para guru tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Semuanya harus mendapatkan akses pelatihan yang setara, terstruktur, dan berkualitas,” ujar Agung saat dikonfirmasi, Kamis (29/5/2025).

Selama ini, banyak guru TK dan PAUD di Pekanbaru harus mencari pelatihan secara mandiri karena belum tersedianya fasilitas pelatihan terpadu dari pemerintah. Kondisi tersebut mendorong Pemko untuk mengambil langkah konkret melalui penganggaran khusus tahun ini.

Agung juga menyampaikan apresiasinya kepada para pendidik yang selama ini tetap bersemangat meningkatkan kompetensi diri, meskipun dengan keterbatasan fasilitas.

“Kami sangat menghargai perjuangan para guru yang selama ini berinisiatif belajar dan berkembang secara mandiri. Kini saatnya pemerintah hadir untuk memberikan dukungan nyata,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari pembenahan sistemik dalam penguatan mutu pendidikan anak usia dini di Pekanbaru. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi rutin terhadap efektivitas pelatihan dan dampaknya terhadap proses pembelajaran di lapangan, seperti yang dilansir dari riaupos.(*)




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top