Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
BPOM Temukan Takjil Mengandung Boraks di Pasar Ramadan Pekanbaru
Senin 27 Maret 2023, 14:57 WIB

PEKANBARU - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru menemukan 27 kaleng produk makanan yang mengandung boraks dan Rhodamin B.

Hasil tersebut merupakan upaya pengawalan mutu dan keamanan pangan di sarana distribusi pangan dan sentra takjil di wilayah Kota Pekanbaru yakni di Pasar Limapuluh dan Pasar Sail, pada Jumat (24/3/2023) lalu.

Kepala BPOM Pekanbaru Yosef Dwi Irwan mengatakan, pengawasan mutu makanan ini seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pangan pada momen Ramadan.

"Pengawasan ini karena terkadang momen Ramadan ini dimanfaatkan oknum pedagang yang tak bertanggung jawab untuk menjual produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan tanpa izin edar, rusak, kadaluarsa atau mengandung bahan berbahaya," kata Yosef, Senin (27/3/2023).

Pada kegiatan ini, tim melakukan pemeriksaan sarana retail di Pasar Lima Puluh dan Pasar Sail. Dari 8 sarana yang diperiksa, hanya 7 sarana memenuhi ketentuan.

"Satu sarana yang tidak memenuhi ketentuan karena menjual pangan olahan yang telah habis masa izin edarnya, totalnya sebanyak 27 kaleng dengan nilai ekonomi sekitar Rp5 juta," ungkapnya.

Lanjutnya, petugas juga melakukan pemeriksaan sarana distribusi pangan, seperti melakukan sampling dan uji cepat terhadap pangan olahan yang dijual di Pasar Lima Puluh Kota, Pasar Sail dan sentra takjil di Jalan WR Supratman.

Tim melakukan ujicoba sebanyak 79 sampel makanan seperti mie, delima, cincau, cendol, kulit lumpia, tahu, lontong, bumbu pecal, rumput laut, kerupuk, bubur mutiara, bakso, jelly, minuman berwarna, empek-empek, ikan asin, dan lain-lain.

"Ada dua sampel makanan di uji cepat menggunakan rapid test yakni ditemukan mengadung Boraks pada kerupuk tempe dan Rhodamin B pada bahan cendol delima," tuturnya.

Tim menyampaikan kepada penjual agar tidak menjual pangan tersebut karena berisiko pada kesehatan. "Kami akan lanjutkan penelusuran ke sumber, karena pedagang mengaku mendapatkan bahan makanan tersebut dari Pasar Pusat Agus Salim," pungkasnya.

Selain pengujian sampel makanan, tim gabungan ini juga melakukan edukasi secara langsung kepada para pedagang dan konsumen, melalui pemberian leaflet tentang arti pentingnya keamanan pangan kepada masyarakat, dan pemasangan spanduk keamanan pangan.(clc)




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top