Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Wagubri Buka Dialog Nilai-nilai Pembauran di Tengah Masyarakat
Senin 18 Oktober 2021, 12:03 WIB
Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution membuka dialog nilai-nilai pembauran masyarakat di Pekanbaru, Sabtu (16/10/2021)

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Edy Natar Nasution membuka dialog nilai-nilai pembauran masyarakat. Kegiatan ini digelar oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau. Memilih tema Akar Rumput di Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Wagubri dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah provinsi (Pemprov) Riau mengucapkan selamat atas terselenggaranya forum dialog ini.

Ia berharap dialog ini menghasilkan harapan positif sehingga melahirkan energi. Juga bisa terus mendorong langkah untuk merawat pembauran kebangsaan di tengah kebhinekaan.

"Apresiasi kami juga sampai kepada pengurus FPK Riau yang terus menggelar berbagai kegiatan pembauran kebangsaan," ucap Edy Natar Nasution,  di  Hotel Furaya Pekanbaru, Sabtu (16/10/2021).

Menurutnya, melalui dialog pembauran ini dengan mendatangkan berbagai paguyuban. Hal ini  merupakan bentuk terlaksananya pembauran yang sesungguhnya. Meski berbeda etnis, suku, ras dan agama namun tetap bersatu dalam NKRI.

Bangsa Indonesia dikenal sejak dulu sebagai bangsa yang beraneka ragam baik, suku, etnis, bahasa, ras, dan agama.

Kemajemukan Bangsa Indonesia dapat dilihat dari gambaran demografi. Bahwa terdapat 726 suku bangsa dan 116 bahasa daerah dan enam agama yang tersebar di berbagai wilayah nusantara.

"Yang bertekad untuk menjadi satu bangsa, satu tanah air dan satu bahasa Indonesia," ujar Edy Natar.

Sehingga, kebhinekaan tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Di masa lalu, masa kini, maupun masa yang akan datang.

Namun, Bangsa Indonesia masih menghadapi berbagai konflik yang bersifat vertikal maupun horizontal.

Hal ini disebabkan oleh berbagai latar belakang, permasalahan baik ras, suku, budaya, dan agama yang dapat mengancam integritas nasional.

Oleh karena itu, ungkap Edy Natar, dalam rangka menjaga, memelihara keutuhan persatuan, dan kesatuan bangsa agar tetap tegaknya kedaulatan NKRI diperlukan adanya komitmen seluruh bangsa. Juga upaya upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Salah satu upaya itu adalah dialog  - dialog dan pertemuan  - pertemuan yang diadakan seperti yang kita lakukan pada hari ini. Semoga dialog ini mendorong komitmen kita dalam merawat pembauran kebangsaan di tengah kebhinekaan," harapnya.*




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top