Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting   ●   
  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
Aplikasi BSR Polda Riau Sukses Tekan Angka Positivity Rate Menjadi 1,4 Persen
Rabu 06 Oktober 2021, 14:21 WIB
ist

SELATPANJANG - Polda Riau meluncurkan Aplikasi Bersama Selamatkan Riau (BSR) yang difungsikan untuk mempermudah pekerjaan petugas di lapangan dalam penanganan terhadap masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19. Aplikasi berbasis teknologi ini, juga sudah dijalankan diseluruh wilayah di Riau, melalui Polres yang ada.

Berkat kecanggihan, efektivitas dan efisiensinya, Aplikasi BSR pun menjadi terobosan teranyar yang digagas Polda Riau. Ini juga ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan penularan Corona gelombang ketiga yang diwaspadai dalam bulan-bulan ke depan. Saat ini, ada sekitar 1.800 orang dari Polri, TNI serta tenaga kesehatan di Riau yang tergabung sebagai tracer dalam aplikasi BSR.

Provinsi Riau sendiri dianggap mampu menekan angka penularan Covid-19 saat gelombang kedua melanda beberapa waktu lalu. Bahkan hingga kini, angka penderita Corona terus menurun di Riau. Diharapkan, dengan adanya Aplikasi BSR yang terbaru ini mampu menekan pandemi ketika gelombang ketiga.

Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi saat launching Aplikasi Bersama Selamatkan Riau (BSR) di Kabupaten Kepulauan Meranti pada Rabu (6/10/2021) memaparkan, pada awal Agustus angka positivity rate di Riau mencapai 31 persen. Berkat kecepatan penanganan dan pencegahan, angka ini menurun drastis menjadi 1,4 persen.

Penurunan angka positivity yang hari ini menjadi 1,4 persen salahsatunya merupakan kontribusi aplikasi BSR. Bisa dilihat, penanganan yang awalnya masih sangat rendah, artinya jumlah orang terkonfirmasi sedikit yang diverifikasi saat ini semakin hari sudah semakin banyak. Artinya semakin banyak mereka yang ditangani dari aplikasi tersebut," terangnya.

"Dari awal Agustus 2021, positivity di Riau 31 persen dan hari ini hanya 1,4 persen. Tentunya ini sangat baik," tambah Irjen Agung didampingi Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil dan Kapolres AKBP Andi Yul di lokasi peluncuran aplikasi BSR, di kantor Bupati.

Adapun aplikasi BSR bertujuan memastikan masyarakat di Riau yang terkonfirmasi Covid-19 dapat tertangani dengan optimal, mulai dari validasi data, verifikasi, pemberian obat hingga evakuasi ke rumah sakit dan tempat isolasi terpusat. Semuanya ditangani maksimal dan mendetail, agar Covid-19 tidak menular luas terutama di klaster keluarga yang menjadi kontak erat.

"Ini juga salahsatunya agar memudahkan kita semua menjalankan tugas, mencegah penularan Covid-19 pada saudara-saudara kita. Warning gelombang ketiga penyebaran Covid-19 yang kita harap dapat dicegah di Riau, selain dengan percepatan vaksin yang terus berjalan. Dengan aplikasi BSR, petugas yang melakukan tracing dapat lebih mudah dalam memverifikasi, sehingga lebih valid," ungkap jenderal bintang dua ini.

Ia menegaskan, aplikasi tersebut merupakan wujud dari kerja keras serta sebagai bukti bahwa negara hadir untuk masyarakat dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Irjen Agung ingin angka kematian di Riau akibat terpapar Corona bisa ditekan, dan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan optimal, melalui aplikasi BSR yang diluncurkan itu.

Adapun sistem kerja Aplikasi BSR adalah informasi yang terintegrasi, dengan memproses data dari pusat, terhadap masyarakat yang terkonfirmasi Covid. Data itu pula yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas (Tracer) diwilayahnya masing-masing, dengan tujuan validasi. Petugas Tracer lalu melaporkan kembali menggunakan aplikasi BSR ini secara detail, mengenai penindakan yang sudah dilakukan. Melalui laporan ini pula tindak lanjutan bisa diambil, agar penanganan terhadap orang yang terkonfirmasi jadi optimal.

Selain dibantu Aplikasi BSR, percepatan vaksinasi oleh Polda Riau juga menjadi faktor tak kalah penting dalam menekan dan mencegah lajunya penyebaran Corona di Riau. Bahkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, vaksinasi kepada masyarakat sudah mencapai 30 persen lebih. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top