Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Media Kampus 'Visi' Bertekad Kembali Eksis, SPS Cabang Riau Bertamu ke LPM Unilak
Jumat 20 Agustus 2021, 08:38 WIB
SPS Cabang Riau bertamu ke LPM Unilak

PEKANBARU - Setelah sempat vakum terbit selama 4 tahun, terakhir terbit pada 2017 lalu, kini media kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak), Visi, ingin kembali eksis.

Hal itu disampaikan Rama Marantika selaku Pimpinan Umum Visi, Kamis (19/8/2021) saat menerima kunjungan pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Riau di ruang redaksi Visi di Kampus Unilak, Rumbai.

Usai bertemu sekitar 2 jam, para awak Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Visi itu akhirnya termotivasi untuk kembali eksis. Tekad Rama dan awak redaksi, sebelum habis masa jabatan di Oktober 2021 mendatang, mereka akan berupaya menerbitkan Visi.

"Setidaknya ada yang dikenang dari masa kepemimpinan ini," tekad Rama, disambut senang oleh pengurus SPS Riau.

Seperti diketahui, LPM Visi Unilak, adalah media kampus ke-4 yang dikunjungi SPS Cabang Riau. Yang ikut hadir, Ketua SPS Khairul Amri, Bendahara H Maskur, dan Sekretaris Eksekutif Ulvia Rahmadani. Sedangkan dari Visi, Rama Marantika, Anggraini Bahari selaku Pimpinan Redaksi, dan Amartya Auspicy Redaktur Pelaksana.

Di awal pertemuan, Khairul menyampaikan kepada rekan-rekan Visi bahwa tujuan kunjungan itu, adalah untuk menjalankan amanah organisasi. Salah satunya, yaitu upaya SPS untuk membimbing media-media yang ada di kampus, yang diamini oleh H Maskur.

Obrolan santai dibuka dengan kendala yang dialami LPM Visi dalam menerbitkan berita baik cetak maupun online. Media cetak Visi terakhir terbit pada 2017, sedangkan media online-nya pun seakan mati suri karena website-nya terpaksa diganti karena adanya kendala teknis. Website terbaru: lpmvisi.unilak.ac.id baru menerbitkan dua berita, yaitu pada Desember 2020 dan Maret 2021.

"Kami terkendala SDM, karena pandemi Covid-19 reporter kami pada pulang kampung, jadinya tidak bisa membuat berita. Padahal sudah diberikan akses ke website agar bisa menerbitkan berita 1-2 berita saja selama di kampung," jelas Rama.

Hal ini ditanggapi H Maskur, bahwa hal itu bukanlah kendala yang besar, tapi memang kurangnya motivasi sehingga sulit untuk membuat berita. Ia juga menambahkan, jika kendala karena biaya cetak, hal itu pun juga bisa dicari solusinya karena di Unilak pasti banyak orang-orang sukses. Mereka tentu bisa dijadikan sumber dana dengan membuat profil prestasinya.

Khairul pun menyebutkan, semua media saat ini memang mengalami kesulitan, termasuk media-media besar. Tapi harus tetap semangat untuk tetap terbit. Kuncinya kemauan, di mana ada kemauan pasti ada jalan.

Di kesempatan ini, Rama menambahkan, ada juga kekhawatiran rekan-rekan Visi membuat berita miring mengenai kampus. Ditakutkan pihak kampus akan menjadi tidak senang, jika ada berita yang menyudutkan.

Menurut Khairul, soal berita di kampus, tidak harus menyudutkan. "Menulis berita itu harus ada angle-nya," ucap Khairul. Ia menambahkan, satu masalah bisa ditulis menjadi beberapa angle berita. Agar berita tidak menyinggung dan tepat sasaran, berita yang tadinya negatif bisa kita ubah menjadi berita yang positif. Selain itu, sebelum berita dinaikkan/diterbitkan bisa dikonfirmasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.

Selain itu, Khairul mengatakan bahwa media kampus tidak boleh mati, karena media itu pilar ke-4 demokrasi. Jika pers kampus mati, maka tidak ada yang akan mengawal jalannya aktivitas di kampus.

H Maskur juga memotivasi. Kata dia, Visi harus tetap terbit. Jika tidak bisa empat kali setahun, bisa diterbitkan dua kali setahun. "Uang Rp10 juta misal, bagi orang Unilak itu sedikit karena pasti di banyak orang-orang sukses," ujar H Maskur.

"Semua pasti ada jalannya. Jangan pula menjadi buta dalam terang, dan sepi dalam keramaian," kelakar Khairul yang disambut gelak tawa oleh rekan-rekan LPM Visi.

Di akhir pertemuan, pengurus SPS Cabang Riau dan LPM Visi melakukan foto bersama sebagai motivasi untuk terus berkarya. (rilis)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top