Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Ada Syaratnya
Sabtu, 26-06-2021 - 17:22:58 WIB
TERKAIT:
 
  • Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Ada Syaratnya
  •  

    Situsnews.com,Jakarta-Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tahun ajaran 2021-2022 pada Juli mendatang bisa menjadi opsi bagi sekolah-sekolah di Indonesia.


    PTM terbatas sudah tertuang dalam surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yakni Menteri Pendidikan Kebudayan Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan.


    Mengamati situasi melonjaknya kasus COVID-19 dan penebalan peraturan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), SKB Empat Menteri tersebut diperkuat dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2021, yang menyebutkan daerah zona hijau, kuning, dan jingga, dapat menerapkan pembelajaran PTM terbatas. Sementara zona merah wajib menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.


    Direktur SD Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Sri Wahyuningsih menegaskan, jika PTM Terbatas perlu dipersiapkan dengan matang oleh pihak sekolah dan juga disokong orang tua murid serta lingkungan di sekitarnya.


    “PTM Terbatas bisa digelar dengan syarat daerah yang menggelar PTM Terbatas bukan zona merah,” terang Sri Wahyuningsih dalam keterangan tertulis.


    Menurut Sri, PTM Terbatas harus dipersiapkan sedini mungkin, mulai dari memenuhi daftar periksa dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan dalam SKB 4 Menteri.


    “Sekolah harus memenuhi daftar periksa. Yang tidak kalah penting, sekolah harus menyiapkan satgas COVID-19 tingkat sekolah. Sekolah harus duduk bersama, mennyosialisasikan persiapan PTM Terbatas kepada orang tua, bekerja sama dengan komite sekolah, sehingga orang tua pun memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya PTM Terbatas ini,” tegas Sri.


    Sri juga mengingatkan peraturan yang dihadirkan pemerintah sangat fleksibel. “Jika sekolah menerapkan PTM Terbatas, orang tua tetap dapat menentukan anaknya untuk masuk sekolah atau tetap PJJ,” sebut Sri.


    Namun begitu, PTM Terbatas di sekolah juga harus melihat kondisi daerah. Salah satu syarat pentingnya adalah apabila daerah dalam zona merah dan memberlakukan PPKM maka PTM Terbatas tidak bisa dilaksanakan.


    “Khususnya untuk zona hijau diharapkan untuk melaksanakan PTM Terbatas. Karena tidak semua dari 514 Kabupaten/Kota di 34 Provinsi zona merah dan kita berdoa yang sekarang merah segera menjadi hijau,” imbau Sri.


    Tahun lalu, Kemendikbudristek telah mengeluarkan kurikulum khusus di masa pandemi.


    “Untuk diimplementasikan demi capaian kompetensi dasar esensial bagi siswa. Masyarakat juga bisa membuka www.bersamahadap membuka www.bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id untuk memperoleh panduan pelaksanaan PTM di masa pandemi untuk seluruh jenjang pendidikan,” pungkas Sri.


    Psikolog Anak, Elizabeth Santosa mendorong para orang tua untuk mengajak kembali anak-anaknya belajar tatap muka demi membangun kembali psikologi anak-anak ke kondisi normal.


    “Belajar jarak jauh secara online yang terlalu lama memberikan efek samping kepada anak berupa ketergantungan kepada gadget, anak menjadi malas hingga tantrum yang berbahaya bagi tumbuh kembang anak,” jelas Elizabeth.


    Elizabeth juga mengakui bahwa kegiatan belajar tatap muka di Negara Bagian Victoria, Australia, memiliki kebijakan mirip seperti Indonesia. Di saat pemerintah memberlakukan kebijakan karantina wilayah, PTM di Melbourne dihentikan demi pertimbangan kesehatan, namun saat laju COVID-19 terkendali, anak-anak kembali belajar tatap muka.




     
    Berita Lainnya :
  • Kesigapan Petugas Polisi Saat Tugas Penyekatan PPKM, Bantu Ibu Hamil yang Mau Melahirkan Dijalan
  • Polri Peduli Negeri, Polda Bersama BEM Se Riau Gelar Baksos di Rumbai
  • Lagi, Polda Riau Musnahkan Ratusan Kilogram Shabu dan Ribuan Butir Pil Ektasi
  • Israel Tembak Mati Remaja Palestina dalam Bentrokan di Tepi Barat
  • Pedagang Kaki Lima Mendapatkan Berkah dari Pimpinan Patroli Skala Besar Polda Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kesigapan Petugas Polisi Saat Tugas Penyekatan PPKM, Bantu Ibu Hamil yang Mau Melahirkan Dijalan
    02 Polri Peduli Negeri, Polda Bersama BEM Se Riau Gelar Baksos di Rumbai
    03 Lagi, Polda Riau Musnahkan Ratusan Kilogram Shabu dan Ribuan Butir Pil Ektasi
    04 Israel Tembak Mati Remaja Palestina dalam Bentrokan di Tepi Barat
    05 Pedagang Kaki Lima Mendapatkan Berkah dari Pimpinan Patroli Skala Besar Polda Riau
    06 Kapolda Riau Bagikan Paket Sembako Hingga Borong Dagangan Kaki Lima
    07 2.302 Personel Jajaran Polda Riau Diterjunkan Bagikan 2.655 Paket Sembako
    08 Lagi, Kapolda Riau Terima Dua Penghargaan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Se Riau
    09 Evakuasi Pasien ke Rumah Sakit, Bhabinkamtibmas di Riau Gendong Suspec Covid-19
    10 Mahasiswa Gelar Vaksinasi, Kapolri Optimis Herd Immunity Covid-19 Segera Terbentuk
    11 Ketersedian Hewan Kurban Bagus Daya Beli Masyarakat Menurun
    12 Mufida: Ironis dan Miris, PPKM Darurat Tapi 24.594 WNA Tiba di Bandara Soetta
    13 Pongky Adhi Purnama : Solusi Hindari Usaha Fesyen Tutup di Masa Pandemi
    14 Ini Lima Herbal Alami Untuk Imun Tubuh
    15 Sinarmas Distribusi Nusantara (SDN) siap Distribusi lonjakan permintaan Produk Kesehatan Mustika Ratu (MRAT)
    16 IAI Himbau Hati Hati Penggunaan Ivermectin
    17 Era Vuca Tantangan Bagi Public Relations
    18 Dukung Percepatan Vaksin Nasional di Subang, Mustika Ratu Berikan Herbamuno+ dan Hand Sanitizer
    19 Kuasa Hukum Ade Muhamad Nur :Kasus Jual Beli Lahan Pasir di Tasikmalaya Dimenangkan Tergugat
    20 Yani Hendrayani : Kunci Kesadaran Lingkungan Masyarakat Terletak di Tim Sosialiasi
    21 Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Ada Syaratnya
    22 UPNVJ Adakan PKM Pada Ibu Rumahtangga Gunungsindur Dalam Pengelolaan Sampah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat