Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Dubes RI Untuk Oman : Pekerja Migran Unggul Kerja, Lemah Dalam Bahasa
Kamis 15 April 2021, 10:27 WIB

Situsnews - Bandung

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kesultanan Oman, Mohamad Irzan Djohan dalam kunjungan ke Kantor Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, belum lama ini mengungkapkan perkembangan sekaligus permasalahan pekerja migran Indonesia di Oman.

Di depan Manager Network Pikiran Rakyat. Com, Dubes Mohammad Irzan Djohan menjelaskan bahwa pekerja migran memiliki etos kerja tinggi baik disiplin, ketekunan maupun kebersihan, akan tetapi memiliki kelemahan dalam penguasaan bahasa. Dalam kunjungan bersama rombongan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ini, Dubes M. Irzan Djohan juga mengungkapkan sejumlah permasalahan yang sering dihadapi pekerja migran di Oman.

"Banyak masalah yang ada, kekerasan, gaji tak dibayar kemudian juga terkait jam kerja," kata Irzan Djohan.

Menurutnya permasalahan itu timbul sebagai akibat dari ketidakmampuan dari pekerja Indonesia sendiri.

"Saya memberi contoh, kalau berjalan-jalan di mal atau pasar, itu pekerja kita sebagai pencuci piring, tapi yang jaga toko itu orang Filipina," katanya.

Dia melanjutkan dari contoh tersebut terlihat strata pekerja migran di Oman. Irzan Djohan juga menjelaskan kedubes Indonesia di Oman terus memperhatikan para pekerja migran agar hak-haknya sebagai pekerja tidak mengalami permasalahan serius.

Sementara itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan sosialisasi ini adalah membangunkan pemerintah provinsi, kabupaten dalam mandat undang-undang yang sudah lahir 3 tahun 4 bulan lalu.

"Ada mandat kepada provinsi dan kabupaten/kota, tentang pendidikan dan pelatihan untuk para calon Pekerja Migran, yang ini belum dilakukan pemda manapun," ujar Benny.

(pikiranrakyat.com/kedubes/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top