Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Dubes RI Untuk Oman : Pekerja Migran Unggul Kerja, Lemah Dalam Bahasa
Kamis 15 April 2021, 10:27 WIB

Situsnews - Bandung

Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Kesultanan Oman, Mohamad Irzan Djohan dalam kunjungan ke Kantor Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, belum lama ini mengungkapkan perkembangan sekaligus permasalahan pekerja migran Indonesia di Oman.

Di depan Manager Network Pikiran Rakyat. Com, Dubes Mohammad Irzan Djohan menjelaskan bahwa pekerja migran memiliki etos kerja tinggi baik disiplin, ketekunan maupun kebersihan, akan tetapi memiliki kelemahan dalam penguasaan bahasa. Dalam kunjungan bersama rombongan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) ini, Dubes M. Irzan Djohan juga mengungkapkan sejumlah permasalahan yang sering dihadapi pekerja migran di Oman.

"Banyak masalah yang ada, kekerasan, gaji tak dibayar kemudian juga terkait jam kerja," kata Irzan Djohan.

Menurutnya permasalahan itu timbul sebagai akibat dari ketidakmampuan dari pekerja Indonesia sendiri.

"Saya memberi contoh, kalau berjalan-jalan di mal atau pasar, itu pekerja kita sebagai pencuci piring, tapi yang jaga toko itu orang Filipina," katanya.

Dia melanjutkan dari contoh tersebut terlihat strata pekerja migran di Oman. Irzan Djohan juga menjelaskan kedubes Indonesia di Oman terus memperhatikan para pekerja migran agar hak-haknya sebagai pekerja tidak mengalami permasalahan serius.

Sementara itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan sosialisasi ini adalah membangunkan pemerintah provinsi, kabupaten dalam mandat undang-undang yang sudah lahir 3 tahun 4 bulan lalu.

"Ada mandat kepada provinsi dan kabupaten/kota, tentang pendidikan dan pelatihan untuk para calon Pekerja Migran, yang ini belum dilakukan pemda manapun," ujar Benny.

(pikiranrakyat.com/kedubes/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top