Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Bisnis Perumahan Syariah Di Tengah Pandemi Corona Tetap Diminati
Sabtu 27 Maret 2021, 14:04 WIB

Situsnews - Bogor

Di tengah pandemi corona yang lebih dari satu tahun melanda Indonesia dan Dunia, tidak menyurutkan masyarakat untuk memiliki rumah. Padahal akibat pandemi, tingkat pendapatan masyarakat mengalami penurunan dan pengangguran bertambah. Namun begitu, minat masyarakat untuk memiliki rumah, terutama rumah sederhana dan rumah sangat sederhana sangat tinggi, dengan harga cash dan kredit yang terjangkau sehingga peluang tersebut dimanfaatkan oleh para pengembang, baik KPR melalui perbankan atau non KPR seperti perumahan syariah.

Perumahan berbasis syariah kini menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk memiliki rumah, karena selain harga yang ditawarkan terjangkau, juga keuntungan lainnya seperti tanpa bank, tanpa riba, tanpa sita, tanpa denda, tanpa BI Cheking. Pondok Radja Syariah, salah satu pengembang syariah yang telah membangun proyek perumahan syariah di wilayah Jabodetabek dan wilayah lainnya sejak 10 tahun lalu, meyakini bisnis syariah di bidang property memiliki peluang dan proapek menjanjikan.

Direktur Utama Pondok Radja Syariah, Anton Fauzi menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memasarkan 38 unit perumahan dan kapling tahap pertama di daerah Leuwiliang kabupaten bogor, dengan harga yang relatif murah. Untuk kapling misalnya 60 meter persegi, dijual dengan harga 72 juta dan jika diangsur 180 bulan, cicilannya terjangkau yakni 615 ribu rupiah per bulan. Sedangkan untuk rumah, dihargai sekitar 200 jutaan.

Dari 38 unit rumah dan kapling, dalam satu bulan terakhir, sudah terjual 21unit atau kapling. Selain membangun kawasan perumahan islami dengan konsep Villa Amazze dengan panorama gunung salak di daerah Leuwiliang, Pondok Radja Syariah membangun rumah, ruko, kapling di daerah lainnya seperti cilodong, depok, kota bogor dan daerah lainnya yang juga berdasarkan syariah.

Dari testimoni sejumlah konsumen, mereka optimis rumah atau kapling dimilikinya akan bernilai positif dan investasi yang menguntungkan seiring perkembangan pembangunan dan ekonomi. Terlebih lagi, Leuwiliang direncanakan akan menjadi pusat pemerintahan kabupaten pemekaran Bogor Barat. Ditambah lagi, rencana pembangunan jalan tol Antasari jakarta - Depok - Bojong Gede hingga Dramaga Bogor dan berlanjut hingga pintu tol Leuwiliang.

(As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top