Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Kisah Perawat Covid-19 di RSD Wisma Atlet Tidak Bisa Pulang Selama 12 Bulan
Kamis 18 Maret 2021, 09:24 WIB

Situsnews.com,Jakarta-Evy Ina Sasauw salahsatu perawat yang menangani pasien covid-19. Selama 12 bulan ia tidak kembali ke huniannya dan tidak dapat berkumpul dengan keluarganya. Evy bertugas sebagai perawat di RSD Wisma Atlet, khusus menangani pandemi Covid-19. Evy harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap selama berjam-jam, dia juga harus ekstra hati-hati agar tak tertular virus corona.

Selama merawat pasein covid-19, dirinya harus menahan ketidak nyamanan mengenakan APD. Bahan terkadang harus menahan haus.

"Biasanya kami hanya menggunakan handscoon dan masker, tetapi karena pandemi, kami harus mengenakan APD lengkap. Dengan kondisi (mengenakan) APD yang begitu panas selama kurang lebih 8 jam, terkadang kami harus menahan haus, lapar, menahan untuk buang air, dan tidak boleh sedikit pun kami lalai, entah melepas atau robek, harus benar-benar disiplin sampai pelepasan APD, mandi, bersih-bersih, dan ganti pakaian," tutur Evy dalam Dialog Rabu Utama bertema Perawat Merawat Semangat yang disiarkan oleh Kemkominfo TV, Rabu (17/3).

Meski takut tertular, Evy pun menjalani tugasnya penuh tanggungjawab. Ia menerapkan protokol kesehatan yang sesuai, cukup beristirahat, makan makanan sehat dan mengonsumsi vitamin, serta sebisa mungkin menjauhi stres.

"Kami di sini memang takut tertular virus Covid, tetapi kami yakin karena sudah menerapkan protokol yang sesuai dengan pemakaian APD dan lain-lain. Support dari keluarga juga sangat mendukung agar kami tetap sehat, tetap semangat," kata Evy.

Tak bisa bertemu fisik dengan orang-orang terkasih, para perawat tak boleh melibatkan perasaan pribadi dalam pekerjaan. Menurut Evy, banyak pasien yang mengalami stres sehingga harus dihibur dan didampingi agar kondisinya lekas membaik. Pasien-pasien itu diajak mengobrol,bernyanyi sampai membuat video TikTok.

"Sementara dengan rekan sejawat, kami saling memberi support lewat kata-kata atau teriakan, atau tulisan yang dituliskan di hazmat, biar sesama nakes tetap semangat melayani pasien," katanya.

Selain dukungan serta doa dari keluarga yang tak henti, lanjut Evy, melihat pasien yang sembuh dan bisa pulang ke rumah juga memberi kebahagiaan tersendiri. Tak jarang kepulangan itu turut dirayakan bersama rekan-rekan nakes.

"Ketika kita melihat pasien yang begitu senang, begitu gembira ketika diizinkan pulang, senangnya luar biasa. Dan kami jadi ikut semangat, ikut bahagia melihat kegembiraan mereka," ujar Evy.

Di Hari Perawat Nasional yang jatuh pada 17 Maret, Evy yang telah menerima vaksinasi Covid-19 menyampaikan harap agar para nakes di Indonesia tak menyerah melayani di tengah pandemi. Ia yakin, pandemi ini dapat diatasi dengan kekompakan dan semangat tinggi.




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top