Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Satu Tahun Lawan Pandemi, Muhammadiyah Habiskan 344 Milyar untuk 31 Juta Warga Indonesia
Sabtu 06 Maret 2021, 14:51 WIB

Situsnews - Jakarta

Muhammadiyah terhitung telah satu tahun menangani pandemi. Sejak diumumkannya kasus Covid-19 di Indonesia oleh Presiden Jokowi pada 2 Maret 2020, Muhammadiyah merespon cepat dengan membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Seperti diketahui MCCC berdiri pada 5 Maret 2020 atau lebih awal delapan hari daripada pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid oleh Pemerintah pada 13 Maret 2020.

Tak hanya membentuk gugus tugas, Muhammadiyah juga menyiapkan perangkat fatwa, sikap keagamaan dan mengerahkan seluruh komponen di tingkat pusat hingga ranting untuk bergerak bersama. Gerak masif dan terstruktur Muhammadiyah diapresiasi oleh berbagai pihak dari akademisi asing, lembaga kesehatan internasional, hingga masyarakat Indonesia melalui metode jajak pendapat.

Satu tahun menangani pandemi, laporan paling mutakhir MCCC tanggal 19 Januari Pukul 16.00, Muhammadiyah tercatat telah menghabiskan sedikitnya Rp344 milyar untuk 31.869.988 jiwa penduduk Indonesia.

Bersama 84 rumah sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di seluruh Indonesia, MCCC telah merawat lebih dari 10 ribu pasien terkonfirmasi positif. Angka itu di luar 17 ribu lebih pasien ODP, PDP, Probable dan Suspek. MCCC juga memberikan pelayanan konsultasi psikologi bagi warga terdampak Covid baik WNI maupun Warga Negara Asing yang tinggal di Indonesia.

Satu tahun usia pandemi di Indonesia, tanda-tanda melandai sudah nampak seiring program vaksinasi pemerintah. Pengorbanan Muhammadiyah bersama semua elemen bangsa, tentunya harus diimbangi dengan kesadaran untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan menjalankah gaya hidup bersih sehat.

(Muhammadiyah.ID/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top