Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
PBNU dan Muhammadiyah Tegas Tolak Izin Investasi Miras
Senin, 01-03-2021 - 18:29:08 WIB
TERKAIT:
 
  • PBNU dan Muhammadiyah Tegas Tolak Izin Investasi Miras
  •  

    Situsnews - Jakarta


    Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Zulfa Mustofa menyatakan, PBNU secara tegas menolak langkah Presiden Joko Widodo yang membuka izin investasi untuk industri minuman keras atau beralkohol dari skala besar hingga kecil di empat wilayah di Indonesia.


    Sikap PBNU itu, kata dia, tak berubah sejak Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj tidak setuju terhadap investasi minuman keras di Indonesia pada tahun 2013.


    "NU sejak 2013 sudah menolak tentang investasi miras. Baik diberlakukan di seluruh Indonesia walaupun sampai sekarang di empat provinsi. Sampai sekarang masih konsisten," kata Zulfa kepada CNNIndonesia.com, Senin (1/3).


    Zulfa menilai, manfaat investasi miras di Indonesia tak akan sebanding dengan dampak negatif di tengah masyarakat, baik dari sisi kerusakan fisik maupun akal sehat masyarakat.


    "Kalau dari miras pemerintah dianggap mendapatkan insentif berupa uang atau fresh money itu tak sebanding dengan mudarat yang didapatkan," kata dia.


    Lebih lanjut, Zulfa menilai pemerintah kurang memiliki sensitivitas terhadap suasana kebatinan publik terkait aturan tersebut. Ia menilai publik dikhawatirkan akan mengalami kemerosotan moral bila aturan itu dijalankan.


    Ia juga menilai pemerintah Indonesia masih lemah dari sisi pengawasan selama ini. Bila izin investasi Miras dibolehkan, ia tak yakin pemerintah bisa mengawasi secara ketat penggunaannya di tengah masyarakat.


    "Kita ini lemah di pengawasan. Seperti apapun. Misalnya PSBB, PPKM atau kemarin di Jakarta Barat (kasus penembakan) kan bobol, masih ada yang buka. Jadi NU membacanya itu," kata dia.


    Senada, Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad menegaskan bahwa miras merupakan barang yang haram bagi umat Islam, baik yang memproduksi, mengedarkan, bahkan yang meminumnya.


    "Mudaratnya besar. Oleh karena itu kami menyesalkan dan sangat tidak setuju kepada pemerintah membuka izin untuk industri minol ini dengan skala besar walaupun hanya di empat provinsi apapun alasannya," kata dia.


    Dadang menilai efek negatif yang ditimbulkan dari pemberian izin tersebut sangat meluas seantero Indonesia. Bahkan, kata dia, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Indonesia bisa terhambat akibat hal tersebut.


    "Sebagai negara yang penghuninya mayoritas muslim melegalkan miras adalah sesuatu yang aneh dan buruk sekali bagi citra Indonesia," kata dia.


    Aturan tentang izin investasi miras tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang diteken kepala negara pada 2 Februari 2021. Aturan itu merupakan turunan dari Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dalam aturan tersebut, terdapat empat wilayah yang diberikan izin pembuatan industri miras di Indonesia. Yakni Bali, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sulawesi Utara.


    (cnnindonesia/As)




     
    Berita Lainnya :
  • Mustika Ratu dan YPI Kirim Puteri Indonesia ke Ajang Miss Universe 2021
  • Tertangkapnya Abner Terkait Narkoba, Asessment BNN Tak Diterima Kejari Jakpus
  • Kedubes Oman Adakan Tadarus Al-Quran Lintas Negara Ramadhan 1442 H
  • Teten Masduki Katakan UMKM Mampu Memulihkan Ekonomi Nasional
  • Dubes RI Untuk Oman : Pekerja Migran Unggul Kerja, Lemah Dalam Bahasa
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mustika Ratu dan YPI Kirim Puteri Indonesia ke Ajang Miss Universe 2021
    02 Tertangkapnya Abner Terkait Narkoba, Asessment BNN Tak Diterima Kejari Jakpus
    03 Kedubes Oman Adakan Tadarus Al-Quran Lintas Negara Ramadhan 1442 H
    04 Teten Masduki Katakan UMKM Mampu Memulihkan Ekonomi Nasional
    05 Dubes RI Untuk Oman : Pekerja Migran Unggul Kerja, Lemah Dalam Bahasa
    06 Ketua PBNU, Said Aqil Siradj Dukung Mustika Ratu (MRAT) Produksi Herbal Untuk Konsumi Ibadah Puasa
    07 Vaksinasi Lansia Aman dan Aksesnya Makin Dipermudah
    08 Peta Jalan Industri 4.0 Indonesia, Menuju 10 Besar Negara Ekonomi Terbesar
    09 Ini Kiat Menjaga Kesehatan Jantung
    10 KPK Ingatkan Batas Waktu Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Periodik 2020
    11 Mustika Ratu (MRAT) dukung Pertemuan Ilmiah Tahunan Pertama Perkumpulan Disiplin Herbal Medik Indonesia (PDHMI)
    12 Sulut Hentikan Suntik Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca
    13 Bisnis Perumahan Syariah Di Tengah Pandemi Corona Tetap Diminati
    14 Yunus Nafik Gelar Jumat Sedekah
    15 Mustika Ratu (MRAT) Sinergi Bisnis dengan Pt Pegadaian (Persero)
    16 Selebgram Rachel Vennya Pilih Produk Softlens dari SISSELENS Indonesia
    17 Wujudkan Generasi Masa Depan Sampoerna University Gelar Webinar Inspiratif di Era Akselerasi Digit
    18 Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia Unilever Kampanyekan Senyum Sehat Bersama Pepsodent
    19 Cerita Shelly Nekat Rilis Lagu Ciptaannya
    20 Kiat Setelah di Vaksin, Seperti Apa?
    21 Kebakaran Kecil di Rooftop Mustika Ratu
    22 Wakil Ketua Kpk Terima Laporan Penyimpangan Dana Covid 19 dari Koalisi Masyarakat Anti Korupsi Sumbar
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat