Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting   ●   
  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
Jokowi Tidak Mau RI Cuma Jadi Korban Raksasa Digital Dunia
Jumat 26 Februari 2021, 18:22 WIB

Situsnews - Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan lantang menegaskan Indonesia tidak ingin menjadi korban unfair practices (praktik tak adil) dari raksasa digital dunia layaknya Google, Facebook, Microsoft, hingga Apple.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam acara Peluncuran Program Konektivitas Digital 2021 dan Prangko Seri Gerakan Vaksinasi Nasional Covid-19 di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Kita bukan bangsa yang menyukai proteksionisme, bukan. Karena sejarah membuktikan proteksionisme justru merugikan. Tetapi kita juga tidak boleh menjadi korban unfair practices dari raksasa digital dunia," kata Jokowi, Jumat (26/2/2021).

Jokowi mengatakan, transformasi digital yang saat ini digenjot pemerintah merupakan solusi tepat dan strategis untuk membawa Indonesia ke masa depan. Namun, juga penting menciptakan kedaulatan dan kemandirian digital.

"Kita harus memastikan transformasi digital Jangan hanya menguntungkan pihak luar, jangan hanya menambah impor, ini yang selalu saya tekankan," katanya.

Jokowi mengatakan prinsip transformasi digital harus mendorong penggunaan produk dalam negeri, serta mendorong penguasaan digital dari anak bangsa. Jokowi ingin, transformasi digital dapat menguntungkan semua pihak.

"Transformasi digital adalah win-win solution bagi semua pihak, saya berharap agar program konektivitas digital 2021 menjadi momentum penting yang bisa menghubungkan bangsa Indonesia dengan teknologi baru," katanya.

"Dengan pola pikir baru, dengan main set baru, dengan kesempatan bisnis global baru, dan dengan masa depan baru menuju Indonesia maju," tegasnya.

(CNBC indonesia/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top