Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB


Jayapura - Satu orang anggota Brimob Polda Papua, Bharatu Wahyu (23), tertembak saat proses pencarian korban penembakan KKB di Nduga, Papua. Akibatnya, Wahyu mengalami luka di bagian lengan kanan.

"Bharatu Wahyu mengalami luka tembak di bagian lengan kanan dan saat ini sudah dievakuasi ke Wamena untuk mendapat perawatan," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan di Wamena, Kamis (6/12/2018).

Tim aparat gabungan TNI-Polri terlibat baku tembak dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya di Puncak Kabo, Distrik Yal, Kabupaten Nduga saat aparat melakukan evakuasi korban pembataian KKB tersebut. Pada kegiatan evakuasi itu tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 jenazah korban penembakan di Puncak Kabo, Nduga.

"Hingga saat ini seluruh korban telah dikumpulkan dan diamankan di salah satu lokasi karena situasi tidak dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi," kata Kamal.

Rencananya, lanjut Kamal, para korban tindakan kekejaman kelompok separatis ini akan dievakuasi ke Wamena. Namun, apabila cuaca tidak memungkinkan akan dievakuasi ke Timika menggunakan Heli TNI-AD.

Hingga kamis pagi, ada 16 jenazah korban penembakan yang ditemukan. Selain itu, tim juga menemukan 3 korban selamat.

"Hingga pagi ini, Kamis (6/12) telah 16 jenazah pekerja jembatan korban pembunuhan KKB di Mbua," kata Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar J Sianipar kepada wartawan.

"Kondisi ketiga pekerja tersebut ditemukan dalam kondisi lemas di tengah hutan di Distrik Yall," sambung Binsar.

Dia mengatakan tim saat ini terus melakukan proses pencarian. Alat berat juga bakal dikerahkan untuk membuat landasan helikopter demi mempermudah evakuasi.

"Kami juga telah menambah pasukan untuk proses evakuasi hari ini sebanyak 20 orang, termasuk membawa operator alat berat utuk pembuatan landasan helikopter," ucapnya. (dtc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top