Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
  • Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak   ●   
  • IM3 Platinum Plus Bundel iPhone 18 Pro, Tawarkan Cicilan Mulai Rp499 Ribu   ●   
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB


Jayapura - Satu orang anggota Brimob Polda Papua, Bharatu Wahyu (23), tertembak saat proses pencarian korban penembakan KKB di Nduga, Papua. Akibatnya, Wahyu mengalami luka di bagian lengan kanan.

"Bharatu Wahyu mengalami luka tembak di bagian lengan kanan dan saat ini sudah dievakuasi ke Wamena untuk mendapat perawatan," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan di Wamena, Kamis (6/12/2018).

Tim aparat gabungan TNI-Polri terlibat baku tembak dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya di Puncak Kabo, Distrik Yal, Kabupaten Nduga saat aparat melakukan evakuasi korban pembataian KKB tersebut. Pada kegiatan evakuasi itu tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 jenazah korban penembakan di Puncak Kabo, Nduga.

"Hingga saat ini seluruh korban telah dikumpulkan dan diamankan di salah satu lokasi karena situasi tidak dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi," kata Kamal.

Rencananya, lanjut Kamal, para korban tindakan kekejaman kelompok separatis ini akan dievakuasi ke Wamena. Namun, apabila cuaca tidak memungkinkan akan dievakuasi ke Timika menggunakan Heli TNI-AD.

Hingga kamis pagi, ada 16 jenazah korban penembakan yang ditemukan. Selain itu, tim juga menemukan 3 korban selamat.

"Hingga pagi ini, Kamis (6/12) telah 16 jenazah pekerja jembatan korban pembunuhan KKB di Mbua," kata Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar J Sianipar kepada wartawan.

"Kondisi ketiga pekerja tersebut ditemukan dalam kondisi lemas di tengah hutan di Distrik Yall," sambung Binsar.

Dia mengatakan tim saat ini terus melakukan proses pencarian. Alat berat juga bakal dikerahkan untuk membuat landasan helikopter demi mempermudah evakuasi.

"Kami juga telah menambah pasukan untuk proses evakuasi hari ini sebanyak 20 orang, termasuk membawa operator alat berat utuk pembuatan landasan helikopter," ucapnya. (dtc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top