Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB


Jayapura - Satu orang anggota Brimob Polda Papua, Bharatu Wahyu (23), tertembak saat proses pencarian korban penembakan KKB di Nduga, Papua. Akibatnya, Wahyu mengalami luka di bagian lengan kanan.

"Bharatu Wahyu mengalami luka tembak di bagian lengan kanan dan saat ini sudah dievakuasi ke Wamena untuk mendapat perawatan," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan di Wamena, Kamis (6/12/2018).

Tim aparat gabungan TNI-Polri terlibat baku tembak dengan KKB pimpinan Egianus Kogoya di Puncak Kabo, Distrik Yal, Kabupaten Nduga saat aparat melakukan evakuasi korban pembataian KKB tersebut. Pada kegiatan evakuasi itu tim gabungan TNI-Polri berhasil menemukan 15 jenazah korban penembakan di Puncak Kabo, Nduga.

"Hingga saat ini seluruh korban telah dikumpulkan dan diamankan di salah satu lokasi karena situasi tidak dimungkinkan untuk dilakukan evakuasi," kata Kamal.

Rencananya, lanjut Kamal, para korban tindakan kekejaman kelompok separatis ini akan dievakuasi ke Wamena. Namun, apabila cuaca tidak memungkinkan akan dievakuasi ke Timika menggunakan Heli TNI-AD.

Hingga kamis pagi, ada 16 jenazah korban penembakan yang ditemukan. Selain itu, tim juga menemukan 3 korban selamat.

"Hingga pagi ini, Kamis (6/12) telah 16 jenazah pekerja jembatan korban pembunuhan KKB di Mbua," kata Danrem 172/PWY, Kolonel Inf Binsar J Sianipar kepada wartawan.

"Kondisi ketiga pekerja tersebut ditemukan dalam kondisi lemas di tengah hutan di Distrik Yall," sambung Binsar.

Dia mengatakan tim saat ini terus melakukan proses pencarian. Alat berat juga bakal dikerahkan untuk membuat landasan helikopter demi mempermudah evakuasi.

"Kami juga telah menambah pasukan untuk proses evakuasi hari ini sebanyak 20 orang, termasuk membawa operator alat berat utuk pembuatan landasan helikopter," ucapnya. (dtc)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top