Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
Mustika Ratu (MRAT) Berikan Bantuan Suplemen Herbal ke Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.
Kamis, 11-02-2021 - 11:25:20 WIB
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) menyerahkan bantuan paket suplemen herbal Herbamuno+ dan hand sanitizer gel Mustika Ratu kepada Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan guna meningkatkan kesehatan dan menjaga daya tahan tubuh.
TERKAIT:
 
  • Mustika Ratu (MRAT) Berikan Bantuan Suplemen Herbal ke Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes.
  •  

    Situsnews.com,Jakarta-Pandemi membuat gaya hidup (lifestyle) manusia berubah, begitu pula seusai pandemi. Mengkonsumsi suplemen herbal guna meningkatkan daya tahan tubuh aman dari bahan kimia, menjadi pilihan.


    Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Budi Silvana saat menerima kunjungan dan penyerahan bantuan PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) berupa paket suplemen herbal Herbamuno+ dan Hand Sanitizer Gel Mustika Ratu pada Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan.


    Chief Financial Officer PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), Jodi Andrea Suryokusumo yang didampingi, Senior Corporate Communication PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), Mega Angkasa saat menyerahkan bantuan kepada Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Budi Silvana di Kantor Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Jalan HR Rasuna Said Kuningan, Jakarta, Selasa, (09/02/21), menjelaskan bahwa “Mustika Ratu sebagai wellness holistic company berkomitmen mendukung pola hidup bersih, sehat dalam meningkatkan daya tahan tubuh, utamanya bagi rekan-rekan di Pusat Krisis Kesehatan sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi seputar Covid -19 dan kesehatan di Indonesia,".


    Seperti diketahui, Herbamuno+, merupakan suplemen jamu yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga masyarakat Indonesia dapat beraktivitas tanpa cemas.”


    Urai Jodi Andrea Suryokusumo lagi, Herbamuno+ merupakan salah satu bentuk inovasi dan kepedulian MRAT untuk menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan masyarakat Indonesia di tengah kondisi pandemi saat ini. Bahan-bahan dasar natural immunomodulator Herbamuno+, tiga diantaranya merupakan bahan utama yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh sebagaimana disarankan oleh BPOM.


    "Bahan natural yang terkandung di dalamnya merupakan resep ramuan warisan keluarga Ibu Mooryati Soedibyo, tertuang dalam buku “Alam Sumber Kesehatan” dirilis tahun 1998,” ungkap Jodi Andrea Suryokusumo.


    Berbagai upaya terus dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan sampai dengan program vaksin yang kini sedang berlangsung di tanah air.


    Namun dari semua itu, selain menjalankan protokol kesehatan, pola hidup bersih dan sehat adalah hal utama yang wajib dijalankan oleh setiap individu. Setiap orang harus menjaga kebersihan dan sehat dengan menjaga daya tahan tubuhnya.


    Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Budi Silvana mengatakan sangat mendukung produk Herbamuno+ yang terbuat dari bahan tumbuhan herbal Indonesia.


    “Sejak kecil saya sudah terbiasa minum jamu dari orangtua. Sudah saatnya jamu maupun suplemen herbal seperti Herbamuno+ menjadi kebanggaan bangsa Indonesia," terang Budi.


    Herbamuno+ natural immunomodulator, suplemen jamu dengan formulasi lengkap mengandung 5 herbal aktif untuk meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap sehat. Produk Herbamuno+ merupakan produk yang simpel dan praktis, dikemas dalam bentuk strip, terdiri dari 4 kaplet berbahan seratus persen alami dan aman dikonsumsi setiap hari.


    Setiap kaplet Herbamuno+memiliki kandungan tumbuhan herbal yang memiliki manfaat, diantaranya;


    • Jahe emprit: Sebagai immunomodulator, mengatasi mual muntah dan Gastroprotektor.


    • Sambiloto: Antiradang / Antinyeri dan penurun demam


    • Akar manis: Antriradang / Antinyeri, meredakan batuk (ekspektoran) dan sesak napas


    • Meniran: Immunomodulator dan Hepatoprotektor • Daun Jambu Mete: Antinyeri, meredakan diare dan Bronkodilator.




     
    Berita Lainnya :
  • Mentan SYL : Untuk Ekspor Komoditas Pertanian Terobos Dulu, Kami Siap Backup
  • Mendikbud: Pembelajaran Tatap Muka Bisa Dimulai Setelah Vaksinasi Guru
  • Jihad Ekonomi Muhammadiyah Dengan Dirikan LOGMART
  • Sri Mulyani Menarget Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3 Persen di 2021
  • Dekan Pertanian UGM : Pertanian Penopang Ekonomi Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mentan SYL : Untuk Ekspor Komoditas Pertanian Terobos Dulu, Kami Siap Backup
    02 Mendikbud: Pembelajaran Tatap Muka Bisa Dimulai Setelah Vaksinasi Guru
    03 Jihad Ekonomi Muhammadiyah Dengan Dirikan LOGMART
    04 Sri Mulyani Menarget Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,3 Persen di 2021
    05 Dekan Pertanian UGM : Pertanian Penopang Ekonomi Nasional
    06 Buktikan Eksis di Industri Musik, Arfa Rilis Lagu
    07 Presiden Jokowi Dorong Pembangunan Kawasan Food Estate Sumba Tengah Capai 10.000 Ha
    08 Bangun Eksistensi dan Sinergi Antara Steakeholder IKA UMB Bagikan Sembako
    09 Tuntut Keterbukan Mahasiswa UIN Lakukan Aksi Sembah Rektor
    10 Cegah Penularan Covid-19, Pemerintah Pangkas Cuti Bersama 2021 Jadi 2 Hari
    11 Kapolri Harus Segera Copot Dirkrimsus Polda Metro Jaya
    12 Komunitas Madrasah Kembali Berbagi Rezeki Kali Ini di Bedahan Depok
    13 Pemerintah terbitkan 49 PP dan perpres aturan pelaksana UU Cipta Kerja
    14 AS Bakal Bongkar Fakta Kematian Misterius Jamal Khashoggi, Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Jadi Dalang
    15 Kunjungi Ponpes Al Ghazaly, Mentan SYL Serukan Kerja Kolaboratif Lawan Covid
    16 Ombudsman Temukan Bukti Praktik Surat Palsu Ketua Ombudsman Penghentian Penyelidikan Maladministrasi Kanwil Agama NTB
    17 Usai Vaksinasi Pada Pedagang Pasar Tanah Abang, PHRI Dukung Vaksinasi Pada Sektor Pariwisata
    18 Terkait Data Food Sustainaible Index, Rektor IPB : Indikator Ketahanan Pangan Kita Memang Unggul Dari Negara Lain
    19 Menteri PUPR, Kapolda Metro-Pangdam Jaya Tinjau Banjir PGP Bekasi
    20 BMKG Sebut Banjir Jabodetabek Dipicu Hujan Ekstrem dalam 24 Jam
    21 Anies: 200 RT di Jakarta Terdampak Banjir, 329 KK Mengungsi
    22 Rektor IPB : Indeks Ketahanan Pangan Indonesia Lebih Tinggi dari Ethiopia, Filipina dan Pakistan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat