Kamis, 22 Oktober 2026

Breaking News

  • Jangan Iri dengan Rezeki Orang Lain, Setiap Hamba Punya Takdirnya   ●   
  • Razia Sarang Narkoba Panger, Polda Riau Hancurkan Gubuk Transaksi Sabu   ●   
  • Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport   ●   
  • Wabup Syamsurizal Lantik 90 Pejabat di Lingkungan Pemkab Siak: Jabatan Adalah Amanah untuk Mengabdi, Bukan Mencari Kenyamanan   ●   
  • Harga Emas Antam Turun Lagi, Buyback di Pekanbaru Jadi Rp2,369 Juta per Gram   ●   
2 Kapal Induk AS Mulai Latihan di Laut Natuna Utara
Rabu 10 Februari 2021, 20:45 WIB

Situsnews - Jakarta

Kapal induk Amerika Serikat (AS) USS Theodore Roosevelt mulai latihan di Laut Natuna Utara. Jalur perairan yang sibuk itu dilalui perdagangan global senilai 5,3 triliun dolar AS setiap tahunnya, dan menjadi salah satu dari sejumlah titik nyala dalam hubungan AS-China.

AS pun membantah habis-habisan klaim teritorial China yang luas di wilayah perairan tersebut. China dituding telah melakukan militerisasi Laut Natuna Utara dan mencoba mengintimidasi negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Vietnam, yang juga mengklaim perairan dengan sumber daya alam melimpah tersebut.

“Kami berkomitmen untuk memastikan penggunaan yang sah dari laut yang dinikmati semua negara berdasarkan hukum internasional,” ujar Laksamana Muda Jim Kirk, Komandan Nimitz Carrier Strike Grop, seperti dilansir Pikiran-Rakyat.com dari Al Jazeera.

Sementara itu pihak Beijing akan mengambil tindakan tegas terhadap serangan-serangan dari luar.

“China akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional,” kata pihak Kementerian Luar Negeri Beijing, dalam menanggapi pengerahan dua kapal AS tersebut.

Setelah latihan perang ranjau dilakukan Angkatan Laut AS dan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di lepas pantai barat daya Jepang, militer AS kembali melakukan latihan.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan kepada Yang Jiechi, seorang pejabat senior China, bahwa AS akan meminta pertanggungjawaban Beijing atas upayanya untuk mengancam stabilitas di Indo-Pasifik, termasuk di seberang Selat Taiwan.

(Pikiranrakyat.com/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top