Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Mentan SYL Salurkan Bantuan Sembako Presiden dan Sarana Pertanian Untuk Korban Banjir Kalsel
Rabu 10 Februari 2021, 20:39 WIB

Situsnews - Banjar

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Bantuan berupa bantuan sembako dari Presiden RI Jokowi dan dari Kementerian Pertanian (Kementan) sendiri berupa benih padi 50 ribu hektar atau sebanyak 1.250 ton, itik 89 ribu ekor, sembako 20 truk.

"Penyaluran bantuan ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk mengatasi berbagai dampak khususnya ketahanan pangan di Kalimantan Selatan dan khususnya Kabupaten Banjar yang terdampak paling besar dari bencana banjir," demikian dikatakan Mentan SYL pada acara penyerahan bantuan di Kantor Bupati Banjar, Rabu (10/2/2021).

SYL menegaskan penanganan dampak banjir Kalsel merupakan agenda prioritas Kementan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Jokowi untuk memonitor dan menangani dampak banjir khususnya mengembalikan produksi tanaman pangan. Oleh karena, dirinya telah menyiapkan tiga agenda untuk penanganan atau pemulihan dampak yang diakibatkan banjir.

Pertama, agenda SOS atau darurat yakni secara bersama-sama bahwa negara harus bisa memenuhi kebutuhan kebutuhan masyarakat agar tetap bertahan hidup menghadapi dampak banjir sehingga kebutuhan pangan dan lainnya harus selalu tersedia.

"Kedua, agenda temporeri yakni meningkatkan produksi dengan menggantikan semua yang puso (gagal panen,- red). Tentu saja data harus jelas dan kongkret sehingga kami optimal mengembalikan produksi pangan," jelasnya.

Ketiga, sambung SYL, yakni agenda permanen sistem. Agenda ini merupakan program padat karya sehingga semua direktorat jenderal teknis lingkup Kementan untuk sama-sama turun membangun sektor pertanian bersama masyarakat dan semua pihak.

"Misalnya dilakukan tanam padi serentak dengan luas 100 ribu hektar dilakukan secara bersama-sama semua perangkat teknis Kementan. Program padat karya ini pengerjaanya melibatkan langsung masyarakat, bukan proyek," ujarnya.

"Untuk mensukseskan ketiga agenda ini dibutuhkan kebersamaan kita semua dan dilakukan secara bertahap atau sistematis. Saat ini kita fokus kerjakan agenda darurat dan puso. Untuk agenda permanen sistemnya kita fokus kerjakan dalam bulan ini. Saya perintahkan semua dirjen agar merespon dan bekerja cepat," imbuh SYL.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman menyebutkan pemerintah Provinsi Kalsel sangat mengapresiasi bantuan yang telah diberikan Kementan. Bantuan berupa benih padi, hortikultura, perkebunan, peternakan, pupuk dan sarana pertanian lainnya sangat membantu petani untuk pemulihan akibat dampak banjir.

"Petani sangat berterima kasih kepada Menteri Pertanian karena bantuan benih, terpal, pupuk dan lainnya langsung tersalurkan ke masyarakat petani yang padinya terendam banjir dan petani komoditas lainnya yang mengalami kerugian. Saat ini ini petani sudah menanam benih bantuan dari Kementan," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Banjar, K.H. Khalilurrahman mengungkapkan apresiasi atas bantuan dan dukungan Kementan bagi petani Banjar untuk membangun kembali infrastruktur pertanian dan membantu ketersediaan sarana produksi lainnya. Dengan begitu, pemulihan sektor pertanian Banjar bisa dengan cepat dibangun kembali.

"Alhamdulillah hari ini Menteri Pertanian kembali memberikan bantuan berupa sembako dan sarana pertanian. Bantuan ini sangat membantu petani," tuturnya.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top