Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Kawal Produksi Padi di Awal Tahun, Kementan Lakukan Pengendalian WBC
Jumat 05 Februari 2021, 13:23 WIB

Situsnews - Karawang

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Balai Besar Peramalan Organisme Tumbuhan (BBPOPT) Jatisari melakukan pengendalian hama Wereng Batang Coklat (WBC) di 3 desa (Ciptasari, Cinta Asih dan Mulangsari) di Kabupaten Karawang. Pengendalian tersebut melibatkan Dinas pertanian seperti Petugas Pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT), Petugas Penyuluh Lapang (PPL), POLRI (Babinkamtibmas) dan Kelompok tani.

Enie Tauruslina Amarullah Kepala Balai Besar POPT mengatakan mengantisipasi hal yang sama di daerah lain, BBPOPT membentuk tim pengamanan produksi padi.

“Tahun 2021 ini kita membentuk Tim Pengamanan Produksi Padi,” tutur Enie

Tugas utama tim adalah berkoordinasi dengan para pihak (pemda, kelompok tani, Polri/TNI) terkait dan menyelesaikan permasalahan serangan baik hama maupun penyakit yang dapat mengganggu produksi padi. Enie juga menjelaskan wilayah kerja tim mencakup 30 kabupaten sentra padi, untuk Jawa Barat ada di 6 kabupaten yang sudah memulai seperti Bogor, Karawang, Bekasi, Subang, Indramayu dan Cirebon.

"Seluruh pihak terutama petugas POPT dan petani dapat melakukan pengamatan rutin sehingga jika ada serangan dapat segera diatasi dan tidak meluas,"jelasnya.

Selain melakukan pengendalian,BBPOPT juga membentuk tim dalam penanganan produksi padi guna mengantisipasi permasalahan yang sama terjadi didaerah lain.

“Tim akan diberikan bimbingan teknis (bimtek). Ini untuk daerah yang masih dianggap rawan serangan seperti desa Pancabaya dan Kutamaneuh Kecamatan Tegalwaru,”tambahnya.

Petugas POPT BBPOPT, Surono yang ditemui dilapangan mengatakan pengendalian WBC ini dilakukan sebagai respon cepat bertujuan untuk mencegah meluasnya serangan yang bisa menyebabkan gagal panen (puso).

“Alhamdulilah pengendalian yang dilakukan lancar, semua berkat laporan dan pengamatan dari petani dan petugas POPT,” ujar Surono

Di tempat terpisah Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengapresiasi dengan pembentukan tim pengamanan produksi di daerah sentra padi.

“Sesuai arahan bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), kami akan mengawal terus produksi padi sesuai target produksi untuk kebutuhan pangan selama pandemik ini” jelasnya.

Suwandi berharap dukungan semua pihak terutama petani dan petugas POPT untuk rutin melakukan pengamatan dilapangan. Dengan pengamatan rutin serangan hama atau penyakit dapat diatasi secara cepat dan tepat dan yang terpenting petani tidak mengalami gagal panen.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top