Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting   ●   
  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
Jokowi Minta Manajemen Lapangan Vaksinasi Covid-19 Diperbaiki
Rabu 27 Januari 2021, 13:53 WIB

Situsnews - Jakarta

Presiden Jokowi mengatakan manajemen lapangan selama vaksinasi Covid-19 perlu diperbaiki, agar target 1 juta orang divaksin dalam sehari dapat tercapai. Hal ini menanggapi realisasi vaksinasi terhadap tenaga kesehatan pada gelombang awal yang dinilai masih rendah.

"Ini karena memang baru awal-awal. Vaksinasi awal dimulai dari tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat di awal, ada manajemen perlu diperbaiki," kata Jokowi usai mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (27/1).

Jokowi mengatakan saat ini sekitar 250 ribu orang telah divaksin selama dua pekan vaksinasi. Dokter hingga perawat adalah kelompok yang menerima vaksin pada tahap awal tersebut. Dia berharap pada hari berikutnya vaksinasi Covid-19 bisa lebih digencarkan.

"Kita harapkan memang targetnya, karena kita miliki 30 ribu vaksinator yang ada di 10 ribu puskesmas, kita harapkan paling tidak sehari bisa 900 ribu sampai 1 juta divaksin. Tapi memang perlu waktu, manajemen lapangan yang baik," kata Jokowi.

Hari ini Jokowi kembali disuntik vaksin Covid-19 setelah dua pekan sebelumnya menerima vaksinasi pada 13 Januari 2021. Ia menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima suntikan vaksin Sinovac. Selain Jokowi, ada sejumlah nama tokoh yang ikut vaksinasi saat itu. Beberapa di antaranya adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum IDI Daeng M. Faqih, dan aktor Raffi Ahmad. Vaksinasi ditargetkan kepada lebih dari 50 persen penduduk Indonesia untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok guna mencegah penularan virus corona.

(Cnnindonesia.com/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top