Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Jokowi Minta Manajemen Lapangan Vaksinasi Covid-19 Diperbaiki
Rabu 27 Januari 2021, 13:53 WIB

Situsnews - Jakarta

Presiden Jokowi mengatakan manajemen lapangan selama vaksinasi Covid-19 perlu diperbaiki, agar target 1 juta orang divaksin dalam sehari dapat tercapai. Hal ini menanggapi realisasi vaksinasi terhadap tenaga kesehatan pada gelombang awal yang dinilai masih rendah.

"Ini karena memang baru awal-awal. Vaksinasi awal dimulai dari tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat di awal, ada manajemen perlu diperbaiki," kata Jokowi usai mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (27/1).

Jokowi mengatakan saat ini sekitar 250 ribu orang telah divaksin selama dua pekan vaksinasi. Dokter hingga perawat adalah kelompok yang menerima vaksin pada tahap awal tersebut. Dia berharap pada hari berikutnya vaksinasi Covid-19 bisa lebih digencarkan.

"Kita harapkan memang targetnya, karena kita miliki 30 ribu vaksinator yang ada di 10 ribu puskesmas, kita harapkan paling tidak sehari bisa 900 ribu sampai 1 juta divaksin. Tapi memang perlu waktu, manajemen lapangan yang baik," kata Jokowi.

Hari ini Jokowi kembali disuntik vaksin Covid-19 setelah dua pekan sebelumnya menerima vaksinasi pada 13 Januari 2021. Ia menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima suntikan vaksin Sinovac. Selain Jokowi, ada sejumlah nama tokoh yang ikut vaksinasi saat itu. Beberapa di antaranya adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum IDI Daeng M. Faqih, dan aktor Raffi Ahmad. Vaksinasi ditargetkan kepada lebih dari 50 persen penduduk Indonesia untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok guna mencegah penularan virus corona.

(Cnnindonesia.com/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top