Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Jokowi Minta Manajemen Lapangan Vaksinasi Covid-19 Diperbaiki
Rabu 27 Januari 2021, 13:53 WIB

Situsnews - Jakarta

Presiden Jokowi mengatakan manajemen lapangan selama vaksinasi Covid-19 perlu diperbaiki, agar target 1 juta orang divaksin dalam sehari dapat tercapai. Hal ini menanggapi realisasi vaksinasi terhadap tenaga kesehatan pada gelombang awal yang dinilai masih rendah.

"Ini karena memang baru awal-awal. Vaksinasi awal dimulai dari tenaga kesehatan, baik dokter maupun perawat di awal, ada manajemen perlu diperbaiki," kata Jokowi usai mendapatkan suntikan kedua vaksin Covid-19 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (27/1).

Jokowi mengatakan saat ini sekitar 250 ribu orang telah divaksin selama dua pekan vaksinasi. Dokter hingga perawat adalah kelompok yang menerima vaksin pada tahap awal tersebut. Dia berharap pada hari berikutnya vaksinasi Covid-19 bisa lebih digencarkan.

"Kita harapkan memang targetnya, karena kita miliki 30 ribu vaksinator yang ada di 10 ribu puskesmas, kita harapkan paling tidak sehari bisa 900 ribu sampai 1 juta divaksin. Tapi memang perlu waktu, manajemen lapangan yang baik," kata Jokowi.

Hari ini Jokowi kembali disuntik vaksin Covid-19 setelah dua pekan sebelumnya menerima vaksinasi pada 13 Januari 2021. Ia menjadi orang pertama di Indonesia yang menerima suntikan vaksin Sinovac. Selain Jokowi, ada sejumlah nama tokoh yang ikut vaksinasi saat itu. Beberapa di antaranya adalah Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua Umum IDI Daeng M. Faqih, dan aktor Raffi Ahmad. Vaksinasi ditargetkan kepada lebih dari 50 persen penduduk Indonesia untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok guna mencegah penularan virus corona.

(Cnnindonesia.com/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top