Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
  • Antisipasi Kelangkaan dan Lonjakan Harga, Polsek Senapelan Rutin Pantau Sembako   ●   
  • Polsek Senapelan Turun ke Pasar, Pastikan Stok Sembako Cukup dan Harga Stabil   ●   
  • Pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bagansiapiapi Buat Jurus Blokir WA Usai anak buah Kencingi Kanwil Riau!   ●   
  • Kanwil Riau Diuji Nyali! Rekening BNI Bicara, Kebohongan Draf Klarifikasi Oknum Pejabat Lapas Bagansiapiapi Resmi Di-Skakmat!   ●   
150 Tentara Garda Nasional Positif Corona Usai Jaga Pelantikan Biden
Sabtu 23 Januari 2021, 17:34 WIB

Situsnews - Amerika

Puluhan ribu tentara Garda Nasional AS dikerahkan menjaga Gedung Capitol AS dan mengamankan pelantikan Joe Biden pada 20 Januari lalu (dok, AP Photo)
Washington DC - Lebih dari 150 tentara Garda Nasional Amerika Serikat (AS) yang dikerahkan ke Washington DC untuk mengamankan pelantikan Presiden Joe Biden, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19).

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/1/2021), otoritas AS mengerahkan langkah keamanan yang lebih ketat dari biasanya saat pelantikan Biden digelar pada Rabu (20/1) lalu. Pengamanan diperketat usai kerusuhan di Gedung Capitol yang didalangi pendukung mantan Presiden Donald Trump pada 6 Januari lalu.

Lebih dari 25 ribu tentara Garda Nasional, yang berasal dari 50 negara bagian AS, dikerahkan ke Washington DC untuk mengamankan pelantikan Biden.

Dituturkan seorang pejabat AS yang enggan disebut namanya bahwa jumlah tentara Garda Nasional yang dinyatakan positif Corona mencapai 150-200 personel. Pejabat AS ini menyebut jumlah itu bisa bertambah, namun masih tergolong bagian kecil dari total personel yang dikerahkan ke Washington DC.

Secara terpisah, pihak Garda Nasional AS menyatakan tidak akan membahas kasus Corona yang terdeteksi di antara personelnya. Namun menegaskan bahwa para tentara Garda Nasional AS telah mematuhi panduan yang diberikan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) untuk mencegah penularan Corona. Panduan yang dimaksud termasuk pemeriksaan suhu tubuh mulai saat para personel berangkat dari wilayah masing-masing dan saat tiba di Washington DC, kemudian juga pemeriksaan melalui kuesioner.

(Detiknews/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top