Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting   ●   
  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
Dekopin Jalin Kerjasama Dengan Universitas Siber Asia
Rabu 20 Januari 2021, 20:25 WIB

Situsnews - Jakarta 

Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) berkomitmen memberikan beasiswa kepada anggota koperasi yang ingin mengikuti kuliah secara daring di Universitas Siber Asia (Unsia). Beasiswa yang diberikan berupa subsidi senilai Rp 1 juta kepada 500 anggota koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Komitmen tersebut tertuang dalam perjanjian kerjasama antara Dekopin dengan Unsia yang ditandatangani di Kantor Dekopin, Jakarta, Selasa (19/1/2021). Penandatangan kerjasama itu dilakukan Ketua Umum Dekopin Nurdin Halid dan Rektor Unsia Jang Youn Cho, Ph.D. Nurdin Halid didampingi Sekjen Dekopin Pahlevi Pangerang dan beberapa Pimpinan Paripurna Dekopin.

Sedangkan Rektor Jang Youn Cho didampingi wakil Rektor Bidang Administrasi Keuangan, SDM, dan Kerjasama, Abdul Wahab Bangkona.
“Dengan sistem perkuliahan online, memungkinkan generasi muda koperasi di seluruh Indonesia bisa kuliah di ‘kampus’ berkualitas dan dengan biaya relatif murah dibanding kuliah offline. Para praktisi koperasi bisa mengikuti kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan dan pergi ke kota untuk kuliah. Program studi yang ditawarkan juga sangat relevan dengan kebutuhan pengelolaan koperasi,” ujar Nurdin Halid.

Nurdin Halid memaparkan, banyak manfaat yang bisa didapat oleh Gerakan Koperasi Indonesia dari kerjasama ini. Dari sisi biaya, dengan membayar uang kuliah Rp 3 juta per semester, berarti hingga meraih gelar sarjana, cuma mengeluarkan biaya sekitar Rp 25 juta. “Karena tidak perlu biaya ke kota, menyewa kos, dan biaya hidup lain di perkotaan,” ujar Nurdin Halid.

Di sisi lain, tambah Nurdin, dengan sistem kuliah online, maka seorang praktisi koperasi atau anaknya bisa mengikuti kuliah sambil bekerja dan mengembangkan karir. Apalagi di masa ekonomi sulit dan larangan kuliah tatap muka akibat wabah Covid-19, kuliah online di Unsia menjadi pilihan yang realistis, rasional, dan strategis. “Karena kampus Unsia itu adanya di smartphone atau di laptop,” demikian Nurdin Halid.

Dijelaskan, kerjasama ini juga sesuai program prioritas Dekopin di bidang peningkatan kapasitas koperasi di Indonesia. Program prioritas Dekopin periode 2019-2024 sejalan dengan program prioritas pemerintahan Jokowi 2019-2024 yang fokus pada pembangunan manusia demi memanfaatkan bonus demografi (penduduk usia produktif 15-64 tahun lebih banyak dibandingkan penduduk no n-produktif) yang mencapai puncaknya pada tahun 2030. Menurut data Bapenas, pada tahun 2030, penduduk produktif Indonesia mencapai 64%.

“Yang tentu saja menarik bahwa dengan semakin banyak praktisi koperasi mengikuti kuliah online ini, maka kita sesungguhnya sedang mempercepat penerapan industri 4.0 kepada koperasi. Di era ekonomi digital saat ini, koperasi- koperasi kita harus memperkuat diri dengan kemampuan dan budaya digital. Di situlah kita mengambil hikmah dari Covid-19 yaitu ‘memaksa’ masyarakat Koperasi aktif menerapkan teknologi informasi,” Nurdin Halid menambahkan.

Rektor Unsia Jang Youn Cho menyambut baik kerjasama pihaknya dengan Dekopin. Menurutnya, kuliah online menjadi sangat penting bagi Indonesia untuk mempercepat pencapaian angka partisipasi kasar Pendidikan tinggi. Indonesia yang baru mencapai 34,8% tahun 2019. Bandigkan dengan Malaysia yang sudah mencapai 50%, Singapura 78%, dan Korea Selatan 98%.

“Di Korea Selatan ada lebih dari 20 kampus yang sudah menerapkan kuliah online. Saya juga berharap, kampus online semakin bertumbuh dan berkembang di negara kepulauan yang luas seperti Indonesia. Melalui kerjasama dengan Dekopin, Unsia berkomitmen untuk bersinergi agar proporsi masyarakat Koperasi yang berpendidikan S1 bisa diperbanyak secara lebih cepat. Saya tentu berterima kasih kepada Dekopin atas komitmennya memberikan subsidi kepada anggotanya untuk mengikuti kuliah di Unsia,” ujar mantan rektor salah satu universitas online di Seoul, Korea Selatan, ini.

(Dekopin/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top