Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
  • Empat Tahun Jadi Bank Syariah, BRK Syariah Hadapi Tantangan Perluasan Bisnis   ●   
Tak Cuma Cabut Larangan Masuk, Ini Janji Biden kepada Umat Muslim
Senin 18 Januari 2021, 19:26 WIB

Situsnews - Jakarta 

Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden mengumumkan bakal mencabut larangan masuk ke AS bagi warga dari negara mayoritas muslim. Selain itu, masih ada janji-janji lain dari Biden yang ditunggu realisasinya. Ketika mencalonkan diri menjadi Presiden AS, Biden mengemukakan sejumlah janji pada umat muslim yang pada masa pemerintahan Donald Trump merasa terdiskriminasi.

Hal itu disampaikannya pada 21 Juli 2020 melalui Youtube surat kabar AS, The Hill. Biden berjanji, dirinya akan menandatangani undang-undang kejahatan rasial dan menunjuk staf muslim.

"Saya ingin bekerja dalam kemitraan dengan Anda untuk memastikan suara Anda termasuk dalam proses pengambilan keputusan saat kami bekerja untuk membangun kembali bangsa kita," kata Biden dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Emgage Action, sebuah komunitas muslim (Political Action Committee/PAC) yang terbesar di AS.

Dalam kesempatan tersebut, Biden mengatakan bahwa suara umat muslim amat penting. Ia juga berharap agar masyarakat AS lebih menghargai umat muslim.

"Saya berharap kita diajari lebih banyak di sekolah-sekolah kita tentang iman Islam. Saya harap kita bisa berbicara mengenai semua agama, agama dengan pengakuan yang besar," kata Biden.

"Suara muslim Amerika penting tapi kita semua tahu bahwa suara Anda tidak selalu dikenali dan diwakili. Itu hak Anda sebagai warga negara," ia menambahkan.

Di pengujung pidatonya, Biden kemudian mengutip hadis Nabi Muhammad SAW. Hadis itu tentang pentingnya melawan kemungkaran.

"Hadis dari Nabi Muhammad menginstruksikan 'barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia mengubah dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia mengubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah'," tuturnya.

Di samping itu, dalam situs Joe Biden, ia juga berjanji untuk memperluas perawatan kesehatan untuk umat muslim Amerika terlepas dari pendapatan atau ras mereka.

Untuk bidang ekonomi, Biden juga berjanji meningkatkan upah minimum federal sebanyak USD 15, memperkuat sektor publik dan swasta dan mengatasi kesenjangan pendapatan.

Sementara di bidang Hak Asasi Manusia (HAM) secara global, Biden mengecam pelanggaran terhadap muslim Uyghur di China dan Rohingnya di Myanmar.

(DetikNews/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top