Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Muhadjir Sebut Airlangga Penyintas yang Donor Plasma Konvalesen
Senin 18 Januari 2021, 19:22 WIB

Situsnews - Jakarta 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai penyintas yang mendonorkan plasma konvalesen. Hal tersebut dikatakan Muhadjir saat membuka acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen.

"Yang saya hormati Menko Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto yang pada hari ini menjadi salah satu penyintas yang mendonorkan plasma konvalesennya," kata Muhadjir dikutip dari YouTube Kemenko PMK, Senin (18/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Airlangga berterima kasih kepada Muhadjir karena telah diberikan kesempatan untuk jadi pendonor. Diharapkan donor plasma konvalesen yang dilakukan dapat membantu pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan.

"Pertama berterima kasih alhamdulillah diberi kesempatan untuk menjadi pendonor plasma dan donor ini sudah dipersiapkan beberapa hari yang lalu di-screen oleh dokter. Kalau lulus berarti alhamdulillah sehat dan ini bagian dari syukur nikmat dan ini saya lakukan untuk mendorong sesama yang membutuhkan," kata Airlangga.

Airlangga berharap penyintas COVID-19 dapat menjadi pendonor plasma konvalesen. Gerakan ini disebut salah satu bagian dari 3T dalam penanganan COVID-19 yakni treatment.

"Kita punya yang sembuh itu sekitar 728.000 dan tentunya ini sangat membutuhkan donor plasma konvalesen dan dengan gerakan ini diharapkan lebih banyak lagi masyarakat yang akan mendonorkan plasma. Seperti yang disampaikan pak Menko PMK perawatan dengan plasma ini kalau dia sedang dan ringan itu sembuh 100% dan tentunya bagian dari 3T (testing, tracing, dan treatment)," ujarnya.

Untuk diketahui, donor plasma konvalesen hanya bisa dilakukan oleh mereka yang pernah terjangkit atau positif COVID-19. Donor dilakukan untuk memberikan sel darah yang sudah membentuk antibodi dari COVID-19 yang ada di tubuh pasien sudah sembuh ke pasien yang masih terjangkit virus.

Harapannya, antibodi di dalam sel darah yang didonorkan bisa membantu pasien untuk sembuh dari COVID-19 seperti pendonornya. Dengan begini juga diharapkan bisa menekan kasus kematian akibat COVID-19.

(Detiknews/AS)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top