Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi, Polsek Senapelan Cek Stok dan Harga Sembako   ●   
  • Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Rumbai Intensif Dampingi Petani Jagung   ●   
  • Jaga Stabilitas Pangan, Polsek Rumbai Monitoring Pasar Tradisional   ●   
  • Jarang Terjadi, Tahun 2039 Akan Ada Dua Periode Haji dalam Satu Tahun Masehi   ●   
  • Jangan Salah Pilih Alat Masak, Ahli Sebut Spatula Plastik Berpotensi Lepaskan Senyawa Berbahaya   ●   
Muhadjir Sebut Airlangga Penyintas yang Donor Plasma Konvalesen
Senin 18 Januari 2021, 19:22 WIB

Situsnews - Jakarta 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai penyintas yang mendonorkan plasma konvalesen. Hal tersebut dikatakan Muhadjir saat membuka acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen.

"Yang saya hormati Menko Perekonomian Bapak Airlangga Hartarto yang pada hari ini menjadi salah satu penyintas yang mendonorkan plasma konvalesennya," kata Muhadjir dikutip dari YouTube Kemenko PMK, Senin (18/1/2021).

Dalam kesempatan itu, Airlangga berterima kasih kepada Muhadjir karena telah diberikan kesempatan untuk jadi pendonor. Diharapkan donor plasma konvalesen yang dilakukan dapat membantu pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan.

"Pertama berterima kasih alhamdulillah diberi kesempatan untuk menjadi pendonor plasma dan donor ini sudah dipersiapkan beberapa hari yang lalu di-screen oleh dokter. Kalau lulus berarti alhamdulillah sehat dan ini bagian dari syukur nikmat dan ini saya lakukan untuk mendorong sesama yang membutuhkan," kata Airlangga.

Airlangga berharap penyintas COVID-19 dapat menjadi pendonor plasma konvalesen. Gerakan ini disebut salah satu bagian dari 3T dalam penanganan COVID-19 yakni treatment.

"Kita punya yang sembuh itu sekitar 728.000 dan tentunya ini sangat membutuhkan donor plasma konvalesen dan dengan gerakan ini diharapkan lebih banyak lagi masyarakat yang akan mendonorkan plasma. Seperti yang disampaikan pak Menko PMK perawatan dengan plasma ini kalau dia sedang dan ringan itu sembuh 100% dan tentunya bagian dari 3T (testing, tracing, dan treatment)," ujarnya.

Untuk diketahui, donor plasma konvalesen hanya bisa dilakukan oleh mereka yang pernah terjangkit atau positif COVID-19. Donor dilakukan untuk memberikan sel darah yang sudah membentuk antibodi dari COVID-19 yang ada di tubuh pasien sudah sembuh ke pasien yang masih terjangkit virus.

Harapannya, antibodi di dalam sel darah yang didonorkan bisa membantu pasien untuk sembuh dari COVID-19 seperti pendonornya. Dengan begini juga diharapkan bisa menekan kasus kematian akibat COVID-19.

(Detiknews/AS)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Rabu 08 April 2026
Sinergi BRI dan Unri, Parkir Baru Siap Tampung Ribuan Kendaraan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top