Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
KNKT: Mesin Sriwijaya Air SJ182 Masih Hidup Sebelum Membentur Air
Selasa, 12-01-2021 - 22:01:33 WIB
TERKAIT:
 
  • KNKT: Mesin Sriwijaya Air SJ182 Masih Hidup Sebelum Membentur Air
  •  

    Situsnews - Jakarta 


    Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengungkapkan mesin pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih hidup sebelum membentur air laut. Hal ini menguatkan dugaan bahwa pesawat tidak meledak di udara.


    "Tercatat pesawat mengudara pada pukul 14.36 WIB, terbang menuju arah barat laut dan pada pukul 14.40 WIB pesawat mencapai ketinggian 10.900 kaki, tercatat pesawat mulai turun dan data terakhir pesawat pada ketinggian 250 kaki. Terekamnya data sampai dengan 250 kaki, mengindikasikan bahwa sistem pesawat masih berfungsi dan mampu mengirim data," ujar Soerjanto dalam keterangan tertulis, Selasa (12/1/2021).


    Maka dari itu, Soerjanto menduga mesin pesawat Sriwijaya Air SJ182 masih dalam kondisi hidup sebelum membentur air.


    "Dari data ini, kami menduga mesin masih dalam kondisi hidup sebelum pesawat membentur air," jelasnya.


    Adapun data tersebut dihimpun oleh KNKT dari data radar (ADS-B) dari Perum LPPNPI (Airnav Indonesia). Selain itu, data lapangan lain yang diperoleh KNKT dari KRI Rigel adalah sebaran wreckage memiliki besaran dengan lebar 100 meter dan panjang 300-400 meter.


    "Luas sebaran ini konsisten dengan dugaan bahwa pesawat tidak mengalami ledakan sebelum membentur air," terang Soerjanto.


    Tidak hanya itu, Soerjanto membeberkan temuan Basarnas seperti turbine disc dan fan blade Sriwijaya Air SJ182 yang mengalami kerusakan. Dari kerusakan fan blade, terlihat bahwa mesin masih bekerja saat mengalami benturan.


    "Kerusakan pada fan blade menunjukkan bahwa kondisi mesin masih bekerja saat mengalami benturan. Hal ini sejalan dengan dugaan sistem pesawat masih berfungsi sampai pesawat pada ketinggian 250 kaki," tandasnya.


    Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.36 WIB. Pesawat sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki namun kehilangan ketinggian dalam waktu 1 menit. Empat menit setelah lepas landas, pesawat hilang kontak pada pukul 14.40 WIB. Pesawat dipastikan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, tepatnya di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang. Saat ini, proses SAR masih berlangsung.


    (Detiknews/Antaranews/As)




     
    Berita Lainnya :
  • Mentan SYL ; "Matahari Bersinar Tidak Menanyakan Agama" Dorong ASN Pererat Tali Persaudaraan
  • Mentan SYL di Acara Launching AEW Ragunan: Hadapi Pandemi, Harus Kreatif dan Produktif
  • Gugatan Nurdin Halid Dimenangkan PTUN Nurdin Halid Sebagai Ketua Umum DEKOPIN yang Sah
  • KNKT: Mesin Sriwijaya Air SJ182 Masih Hidup Sebelum Membentur Air
  • Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Mentan SYL ; "Matahari Bersinar Tidak Menanyakan Agama" Dorong ASN Pererat Tali Persaudaraan
    02 Mentan SYL di Acara Launching AEW Ragunan: Hadapi Pandemi, Harus Kreatif dan Produktif
    03 Gugatan Nurdin Halid Dimenangkan PTUN Nurdin Halid Sebagai Ketua Umum DEKOPIN yang Sah
    04 KNKT: Mesin Sriwijaya Air SJ182 Masih Hidup Sebelum Membentur Air
    05 Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!
    06 Kasus Positif Corona di RI 12 Januari Tambah 10.047, Kasus Kematian Rekor
    07 Presiden Berharap Kurva COVID 19 Menurun Dalam Dua Pekan
    08 BPOM Beri Izin Vaksin COVID-19 Sinovac, Eficacy 65,3 Persen
    09 Risma Janji Kemensos Bakal Bantu Keluarga Korban Sriwijaya Air
    10 Luhut Pastikan Vaksinasi Nasional Dilakukan Rabu Besok
    11 Habib Rizieq-Dirut RS UMMI Jadi Tersangka Kasus Tes Swab
    12 4 Investigasi Terkini KNKT Soal Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182
    13 Kementan Remajakan RPH Untuk Perkuat Hilirisasi Peternakan
    14 Mulai Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Perjalanan Darat di Masa PSBB Jawa-Bali
    15 PSBB Ketat Jakarta 11-25 Januari: Kantor 75% WFH-Mal Tutup Pukul 19.00 WIB
    16 Komnas HAM: Petugas Langgar HAM dalam Penembakan 4 Laskar FPI Pasca Km 50
    17 BPOM Pastikan Izin Darurat Vaksin Sinovac Bisa Keluar Sebelum 13 Januari
    18 3 Hari Berturut-turut Kasus Harian Corona Pecah Rekor hingga Tembus 10 Ribu
    19 Pecah Rekor Lagi! Kasus Corona RI Hari Ini Tembus 10 Ribu Lebih
    20 Mentan Jamin Pasokan dan Stabilkan Harga Kedelai
    21 Tahun 2021, Kementan Tambah Alokasi Pupuk Bersubsidi
    22 Airlangga Tekankan Pembatasan Aktivitas Bukan Pelarangan Kegiatan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat