Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
BPOM Pastikan Izin Darurat Vaksin Sinovac Bisa Keluar Sebelum 13 Januari
Jumat 08 Januari 2021, 22:34 WIB

Situsnews - Jakarta 

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito memastikan izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization bisa keluar sebelum tanggal 13 Januari 2021. Vaksinasi COVID-19 rencananya akan dimulai pada tanggal tersebut dan Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang divaksin.

Menurut Penny, rencana tersebut sebelumnya sudah dikomunikasikan dengan BPOM. Sejauh ini, evaluasi atau pemantauan vaksin Sinovac sudah melalui beberapa tahap atau rolling submission. Hal tersebut berkaitan dengan keamanan produksi, efikasi yang sejauh ini dilaporkan, hingga imunogenisitas atau terbentuknya antibodi pasca menerima vaksin Sinovac.

"Dengan adanya rolling submission dengan BPOM, yang bertahap, kan ditemukan keamanan sudah baik, efikasi yang bertahap dilaporkan juga dipantau, sudah kami dapatkan datanya," sebut Penny melalui konferensi pers di kanal YouTube Jumat (8/1/2021).

"Imunogenisitas, netralisasi, itu sudah memberikan keyakinan pada kami sehingga EUA bisa diberikan tanggal 13 Januari 2021," tegasnya.

Penny juga menyebut data interim dari uji vaksin Sinovac sudah diberikan hari ini. BPOM sudah sampai pada tahap akhir pemantauan atau evaluasi vaksin Sinovac, sehingga EUA diharapkan bisa keluar secepatnya.

Hasil akhir uji vaksin Corona Sinovac di Brasil dan Turki juga disebutnya akan menjadi perhitungan BPOM dalam pengeluaran izin EUA vaksin Sinovac. Seperti diketahui, hasil efektivitas vaksin Sinovac di Brasil mencapai 78 persen, sementara di Turki lebih dari 90 persen.

Saat ditanyai soal kemungkinan EUA tak bisa keluar sebelum tanggal 13 Januari, BPOM kembali menegaskan keyakinan EUA keluar sebelum jadwal vaksinasi COVID-19.

"Masih bisa dipastikan akan keluar sebelum tanggal 13 Januari," pungkasnya.

(Detikcom/AS)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top