Isteri Okan Kornelius Perawatan Gigi Dengan Veneer Indirect. Apa Alasannya?
Rabu 13 Maret 2019, 19:52 WIB
Jakarta-Memliki gigi putih dengan deretan gigi rata, sehat diinginkan setiap orang.Tampilan gigi yang rapih, membuat seseorang makin pede dan tidak malu menampakkan giginya dalam senyumnya. Bagi Klinik Dent Smile dengan peralatan teknologinya yang canggih dan para dokter gigi berpengalaman, bukan hal sulit.
Tidak heran jika istri pesinetron Okan Kornelius, Lee Kornelius mendatangi klinik 'Dent Smile' dan meratakan gigi bagian bawah dan memutihkan warna giginya.
Lee Kornelius melakukan perawatan 'veneer indirect' atau veneer permanen. Didampingi Okan Kornelius, Lee melakukan perawatan veneer permanen di Dent Smile, di kawasan Pondok lndah,Jakarta Selatan Rabu (13/3/2o19).

Lee mengungkapkan alasan dirinya melakukan veneer permanen, dikarenakan giginya kurang rata dan merasa terganggu dalam penampilannya. Terlebih lagi bila saat dirinya lakukan Selfi.
"Rasanya kurang pede, semisal foto sambil senyum lebar. Jadi mengganggu aja," ungkap Lee
Lee kelahiran 10 Februari ini, sebelumnya pernah mencoba melakukan 'veneer indirect', namun kurang sesuai dengan harapannya. Ia pun mencoba di Dent Smile. Karena menurutnya dokter yang menanganinya sudah berpengalaman.
"Saya sudah coba dua kali di klinik gigi lain, tapi nggak bisa. Dan pas ngobrol dengan drg. Hendro kayaknya pas banget, apalagi dia kan sudah berpengalaman," terang Lee.

drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros, dokter gigi Dent Smile mengatakan secara umum, veneer merupakan sebuah lapisan gigi berwarna yang berwarna dan terdiri dari komposit, emax, keramik atau resin akrilik yang terpasang pada gigi.
"Veneer dapat menutupi bagian luar dan tepi gigi atau dapat menyerupai 3/4 mahkota. Veneer ini dapat bertahan secara permanen," urai drg. Hendro.

Bahan yang digunakan dalam proses veneer permanen adalah mesin bur gigi dan dental unit, bahan pencetakan gigi, bahan pembuat crown sementara, bonding dan emax, serta bahan emax untuk membuat veneer yang baik
"Sebelum menjalani veneer, kerapihan gigi, lubang pada gigi yang akan di-veneer, kesehatan mulut umum pasien penting diperhatikan," jelasnya.
Sebelum menjalani perawatan veneer kondisi gigi harus dalam keadaan baik dan sempurna lanjut drg. Hendro, sehingga tidak ada gusi yang radang. Bila ada gusi yang radang maka dilakukan scaling sehingga sehat. Bila ada lubang kecil harus ditambal.
"Bila lubang besar dan kena saraf gigi maka harus dirawat saraf dulu hingga absesnya hilang, |a|u dibuatkan crown satu gigi, bukan veneer," paparnya.
Untuk melakukan perawatan veneer permanen, menurut drg. Hendro memerlukan waktu tiga kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, pasien akan berdiskusi mengenai kasusnya dengan dokter gigi dan dokter gigi akan menanyakan hafapan yang diinginkan pasien. Pertemuan kedua, proses pengasa’han gigi dan pembuatan crown sementara. Pertemuan ketiga, dilakukan proses pemasangan gigi veneer.
"Untuk hasilnya, berdasarkan Journal Success Rate, veneer ini hanya dapat bertahan selama 8-10 tahun. Setelah itu akan banyak perubahan adaptasi gusi mungkin blsa terjadi kebocoran dari veneer dan perubahan sedlkit warna pada veneer," terang drg. Hendro.
Untuk melakukan veneer permanen di Dent Smile ini pasien dikenakan biaya kisaran antara 4 – 5 juta rupiah/gigi.
Tidak heran jika istri pesinetron Okan Kornelius, Lee Kornelius mendatangi klinik 'Dent Smile' dan meratakan gigi bagian bawah dan memutihkan warna giginya.
Lee Kornelius melakukan perawatan 'veneer indirect' atau veneer permanen. Didampingi Okan Kornelius, Lee melakukan perawatan veneer permanen di Dent Smile, di kawasan Pondok lndah,Jakarta Selatan Rabu (13/3/2o19).
"Perawatan veneer permanen, hasilnya lebih bagus dan bertahan sangat lama. Karena menggunakan bahan emax sehingga tidak harus berulang-ulang dilakukan,†ujar Lee disela – sela treatment giginya di 'Dent Smile' Jl. Sultan Iskandar Muda no.35 Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (13/3).

drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros, Tengah Melakukan Perawatan Gigi Lee Kornelius (dpriyatna/situsnews.com)
Lee mengungkapkan alasan dirinya melakukan veneer permanen, dikarenakan giginya kurang rata dan merasa terganggu dalam penampilannya. Terlebih lagi bila saat dirinya lakukan Selfi.
"Rasanya kurang pede, semisal foto sambil senyum lebar. Jadi mengganggu aja," ungkap Lee
Lee kelahiran 10 Februari ini, sebelumnya pernah mencoba melakukan 'veneer indirect', namun kurang sesuai dengan harapannya. Ia pun mencoba di Dent Smile. Karena menurutnya dokter yang menanganinya sudah berpengalaman.
"Saya sudah coba dua kali di klinik gigi lain, tapi nggak bisa. Dan pas ngobrol dengan drg. Hendro kayaknya pas banget, apalagi dia kan sudah berpengalaman," terang Lee.

drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros, Klinik Gigi Dent Smile (dpriyatna/situsnews.com)
drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros, dokter gigi Dent Smile mengatakan secara umum, veneer merupakan sebuah lapisan gigi berwarna yang berwarna dan terdiri dari komposit, emax, keramik atau resin akrilik yang terpasang pada gigi.
"Veneer dapat menutupi bagian luar dan tepi gigi atau dapat menyerupai 3/4 mahkota. Veneer ini dapat bertahan secara permanen," urai drg. Hendro.
Veneer permanen adalah pelapisan gigi dengan mengasah permukaan depan gigi sebanyak 0.1-1 mm agar bisa dilapisi oleh gigi baru yang berbahan emax. Manfaat dari veneer permanen adalah memperbaiki estetika gigi, merapikan gigi yang hanya sedikit berantakan posisinya, menutup celah depan gigi, mengganti warna gigi pasien sesuai dengan keinginan pasien.

Dari kiri ke kanan: Okan Kornelius , drg. Hendro Priyo Dwi Utomo, Sp.Pros, _ dokter gigi Dent Smile dan Lee Kornelius.Endras _ PR Dent Smile’ (dpriyatna/situsnews.com)
Bahan yang digunakan dalam proses veneer permanen adalah mesin bur gigi dan dental unit, bahan pencetakan gigi, bahan pembuat crown sementara, bonding dan emax, serta bahan emax untuk membuat veneer yang baik
"Sebelum menjalani veneer, kerapihan gigi, lubang pada gigi yang akan di-veneer, kesehatan mulut umum pasien penting diperhatikan," jelasnya.
Sebelum menjalani perawatan veneer kondisi gigi harus dalam keadaan baik dan sempurna lanjut drg. Hendro, sehingga tidak ada gusi yang radang. Bila ada gusi yang radang maka dilakukan scaling sehingga sehat. Bila ada lubang kecil harus ditambal.
"Bila lubang besar dan kena saraf gigi maka harus dirawat saraf dulu hingga absesnya hilang, |a|u dibuatkan crown satu gigi, bukan veneer," paparnya.
Untuk melakukan perawatan veneer permanen, menurut drg. Hendro memerlukan waktu tiga kali pertemuan. Pada pertemuan pertama, pasien akan berdiskusi mengenai kasusnya dengan dokter gigi dan dokter gigi akan menanyakan hafapan yang diinginkan pasien. Pertemuan kedua, proses pengasa’han gigi dan pembuatan crown sementara. Pertemuan ketiga, dilakukan proses pemasangan gigi veneer.
"Untuk hasilnya, berdasarkan Journal Success Rate, veneer ini hanya dapat bertahan selama 8-10 tahun. Setelah itu akan banyak perubahan adaptasi gusi mungkin blsa terjadi kebocoran dari veneer dan perubahan sedlkit warna pada veneer," terang drg. Hendro.
Untuk melakukan veneer permanen di Dent Smile ini pasien dikenakan biaya kisaran antara 4 – 5 juta rupiah/gigi.
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara
Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan
Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus
Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026
Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi
Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026
Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam
Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau
Internasional

Sabtu 05 September 2026, 11:51 WIB
Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal
Jumat 04 September 2026
Wapres AS Akui Kemungkinan Telah Salah Sasaran Menyerang Pesta Pernikahan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza
Kamis 03 September 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang, Trump Ancam Lancarkan Serangan Baru
Politik

Selasa 25 Agustus 2026, 17:13 WIB
DPR RI Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Paling Lambat Desember 2026
Kamis 06 November 2025
Doli: Musda Golkar Riau Harus Jadi Awal Kebangkitan Menuju 2029
Minggu 07 September 2025
DPW PKS Riau Lantik Pengurus DPD PKS Kampar, Fahmi SE ME Resmi Nahkodai
Senin 05 Mei 2025
MK Tolak Gugatan Wakil Bupati Siak, Afni-Syamsurizal Tetap Pemenang Pilkada 2024
Nasional

Sabtu 05 September 2026, 11:36 WIB
Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia
Sabtu 05 September 2026
Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia
Jumat 04 September 2026
KAI Buka Rekrutmen 2026, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Mendaftar
Jumat 04 September 2026
Prabowo-Putin Bahas Investasi Strategis, dari Pupuk hingga Perkapalan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung 05
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi
Pekanbaru

Jumat 04 September 2026, 13:35 WIB
Jalan Tuanku Tambusai Diperlebar, Rekayasa Lalu Lintas Simpang SKA Disiapkan
Jumat 04 September 2026
Jalan Tuanku Tambusai Diperlebar, Rekayasa Lalu Lintas Simpang SKA Disiapkan
Jumat 04 September 2026
Udara Pekanbaru Pagi Ini Tidak Sehat, PM2.5 Capai 120,5 µg/m³
Rabu 02 September 2026
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini 2 September 2026 Membaik, PM2.5 Masuk Kategori Sedang