Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
TNI AD Ciptakan Ban Anti Bocor Kebal Peluru
Jumat 04 Desember 2020, 09:37 WIB

Situsnews - Malang 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD, mengembangkan inovasi baru ban tanpa udara, yang diciptakan oleh Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang, Jawa timur. Ban tanpa udara ini, sudah dilakukan penelitian sejak tahun 2017 silam. TNI menyebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang melakukan akan pengembangan ban ini.

"Penelitian Awal ini diawali karena produk rantis tentara Amerika, mobil hammernya sudah ada yang menggunakan ban tanpa udara," Farid Hendro Wibowo, Letnan 2, Tim Teknisi Ban Tanpa Udara, di Poltekad Malang, Jawa Timur, Kamis (3/12/2020).

"Di luar negeri itu pun, masih seputar pengembangan di penelitian, masih belum ada negara yang sudah memproduksi secara masal seperti itu. Jadi sejatinya, paralel disana masih berupa penelitian, di sini pun dilakukan penelitian juga," tambahnya.

Meski masih pengembangan, senjata ini juga diklaim anti bocor dan anti peluru setelah dilakukan beberapa kali pengujian.

"Iya. Kondisi ini sudah kami uji coba kan benerapa kali. Dengan peluru, kondisi Spokes roda sudah kena tembak, tapi masih mampu dipakai. Itu memang sudah sesuai standar produk militer, paling tidiak kena peluru masih bisa berjalan," kata Kolonel Arm Anang Krisna, Kasubdis Media Online Dispenad.

Meski demikian, kata Anang, ban ini harus masih dikembangkan lebih lanjut. Terutama peningkatan dalam masalah tingkat kenyamanan saat berkendara.

"Banyak respon positif. Nanti 2022 ini akan kami kembangkan untuk ajukan peningkatan leeat penelitian berikutnya, fokus nya di kenyamanan dan optimasi desainnya. Jadinya, dari evaluasi uji coba terakhir, ban ini memang sudah fleksibel, tapi dirasa perlu peningkatan lagi di masalah tingkat kenyamanan saat nanti digunakan saat berkendara," tambahnya.

Dari data yang diterima, bahan velg ban ini menggunakan baja campuran. Selain itu ban ini juga menggunakan bahan Polyurethane dan Natural Rubber dan Serat, agar anti bocor dan tembakan. Ban ini memiliki beban maksimal hingga tiga ton, dengan anti peluru 5.56 MM dari jarak 100 M. Jika digambarkan, memang ban ini tidak berbentuk ban seperti biasanya. Karena dibuat dengan memiliki banyak rongga.
(rri.co.id/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top