Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Tak Kalah, TNI Kembangkan Senjata 'Corner Shoot'
Kamis 03 Desember 2020, 22:08 WIB

Situsnews - Malang

Tak mau kalah dengan Israel, TNI AD turut mengembangkan senjata perang jarak dekat bernama 'Corner Shot', yang dikembangkan oleh Politeknik Angkatan Darat (Poltoked) Malang, Jawa Timur. Senjata ini, diciptakan untuk membantu prajurit dalam peperangan jarak dekat, terutama dalam ruangan.

"Jadi corner shoot adalah aksesoris senjata yang digunakan atau diranang pertempuran jarak dekat. Dimana ,manfaatnya dengan corner shoot kita bisa meliht musuh , musuh tidak bisa melihat kita," kata kapten Arh Dosen Golongan VI Jurusan Balistik Poltekad, Mohamad Ali, kamis (3/12/2020).

Senjata ini memang pertama kali diciptakan oleh Israel, dan sudah dipakai oleh beberapa pasukan khusus TNI. Namun, kata Ali, jika membeli produk dari israel, terdapat beberapa kendala yang dihadapi. Ketika membeli dari Israel, maka TNI harus membeli keseluruhan senjata secara utuh, termasuk pistol yang menjadi kekuatan dalam senjata ini.

"Nah karena di AD menggunakan berbagai jenis pistol, mau tidak mau kita harus melihat pistol apa saja yang digunakan di angkatan darat. Sehingga design yang kita buat bisa menggunakan minimal 5 jenis pistol (karena gunner shot menggunakan pistol)," tambahnya.

Ali menyebut, senjata ini memang masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Meski demikian, TNI patut bangga karena belum ada yang pernah buat senjata jenis ini di Indonesia. Biaya pengembangan senjata ini sendiri mencapai Rp 100-200 juta, namun jika nantinya sudah disempurnakan dan dipasarkan, senjat ini diperkirakan hanya berharga Rp 40-50 juta.

"Estimasi kami kalo sudah fix jadi kamim yakin harganya tidak sampai maksimal 40-50 juta. Kalau kita bandingkan dengan Israel kita membeli satu komponen coner shoot tanpa senjata, kami pernah browsing antara 130 sampai 140 juta," ujarnya.

Jika digambarkan, senjata ini berbentuk senjata laras panjang pada umumnya. namun memiliki patahan ditengah senjatanya, agar bisa mengarahkan senjata (yang menggunakan pistol) ke arah kiri maupun kanan. Pada senjata tersebut, juga terdapat sebuah layar untuk melihat keberadaan musuh. Berat senjata ini jika digabung bersama pistol, mencapai 3-3.7 kg. Senjata ini juga dilengkapi dengan day and night vision.

(rri.co.id/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top