Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Komitmen Cegah Korupsi dan Tingkatkan Transparansi Kementan
Minggu 29 November 2020, 22:27 WIB

Situsnews - Jakarta
Dalam beberapa bulan terakhir Kementerian Pertanian mendapat apresiasi dari berbagai pihak atas capaian kinerjanya dan bahkan menorehkan penghargaan yang membanggakan. Hal ini disampaikan plt Inspektur Jenderal Bambang di Jakarta (29/11/2020).

Kinerja kementan meningkat pesat dan berhasil memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi nasional maupun penyerapan tenaga kerja. Dalam hal pengadaan barang dan jasa, Itjen Kementan telah memberikan Assurance dan Consulting secara Independen dan Obyektif melalui Reviu dan konsultasi, sehingga Unit Eselon I sebagai Pengelola Program dapat melaksanakan pengadaan Barang dan jasa sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan transparan.

LKPP memberikan penghargaan terhadap proses pengadaan barang dan jasa paling transparan, dan Menpan RB secara khusus juga telah mengakui sistem IQFast yang digunakan Badan Karantina Pertanian, sebagai 45 inovasi pelayanan publik terbaik 2020 di Indonesia.

"Kementan dibawah komando Pak Mentan SYL terus melakukan penataan dan inovasi, agar proses-proses kegiatan kian transparan, akuntabel dan mudah diakses publik, arahan menteri sangat tegas bekerja sesuai target, sesuai SOP dan jangan ada yang korupsi, bekerja tulus meningkatkan kesejahteraan petani, terus untuk wujudkan Indonesia maju," jelas Bambang.

Bambang juga menambahkan terobosan Mentan untuk melakukan digitalisasi dan modernisasi pertanian, dilakukan secara bertahap dan dimulai dari kantor pusat Kementan.

"Terbangunnya Agriculture War Room (AWR) perlahan menjadi bagian solusi pertanian kita di masa depan. Semua data pertanian terkoneksi dan akan memudahkan monitoring kegiatan. Kamipun mendapat keuntungan dapat melaksanakan tugas lebih efektif sebagai pengendali internal," ujar Bambang.

Terkait tuduhan beberapa pihak belakangan ini, kami menyampaikan terimakasih kepada segenap elemen masyarakat yg telah menyampaikan masukan/kritikan karena menjadi bahan untuk segera diklarifikasi dan ditindaklanjuti.

Bambang mencontohkan adanya aduan masyarakat 2 minggu terakhir ini langsung menugaskan kepada Inspektur terkait, sesegera mungkin menurunkan audit dan ternyata semua proses pengadaan yang dituduhkan tidak benar. Audit menemukan proses pengadaan barang dan jasa telah melalui sistem LPSE sesuai ketentuan.

"Kami selalu merespon cepat setiap ada informasi masyarakat. Memitigasi resiko dan pengawasan internal terus dilakukan sejak perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan," tegasnya.

Memperkuat Transparansi dan Keterbukaan
Secara terpisah, Kuntoro Boga Andri Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan menambahkan Kementan terus berinovasi, bahkan yang terakhir Komisi Informasi Pusat (KIP) menilai sebagai Kementerian paling informatif di Indonesia, dengan skor nyaris sempurna 97,99.

"Keterbukaan informasi, transparansi, dan penyempurnaan sistem layanan publik menjadi keharusan. Tekad Mentan SYL menjadikan pertanian yang kian maju, mandiri dan modern telah dimulai dari ruang pelayanan publik. Dipastikan kita makin baik dalam melayani," tegas Kuntoro.

Penghargaan Keterbukaan informasi ini juga melengkapi capaian bidang kehumasan Kementan, yang sebelumnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga menetapkan Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai kementerian terbaik dalam mengelola informasi dan komunikasi publik. Ketetapan tersebut melalui serangkaian proses penelitian oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Aplikasi Informatika dan Informasi Komunikasi Publik (Puslitbang Aptika dan IKP Kominfo) selama tahun 2019.

Kuntoro menyampaikan tantangan sektor pertanian saat ini begitu kuat, namun Mentan SYL mampu menunjukkan ketangguhan ketahanan pangan di tengah suasana pendemi. Sektor pertanian tidak terganggu bahkan paling baik dari sektor lain.

Sejauh ini SYL berhasil menghidupkan kembali program-program strategis yang memperkuat sendi pertanian nasional seperti infrastruktur pertanian, KUR, dan mekanisasi pertanian.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top