Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Mentan SYL Resmikan Penggilingan Padi dan Salurkan Bantuan di Bulukumba
Minggu 29 November 2020, 14:39 WIB

Situsnews - Bulukumba

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan guna meresmikan penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) dan menggelontor bantuan, Minggu (29/11/2020). Pembangunan RMU berkapasitas 1,5 ton perjam di Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale ini merupakan program pengembangan penggilingan padi ini untuk meningkatkan kualitas penanganan pasca panen, serap gabah dan kesejahteraan petani.

Kunjungan saya ini karena saya rindu dengan Bulukumba. Kita mengakselerasi kemajuan pertanian Bulukumba mewakili daerah lain. Yang pasti harus lebih maju dengan pendekatan modern untuk menaklukan tantangan melalui kebersamaan sehingga menjadi kekuatan membangun pertanian," demikian dikatakan Mentan SYL pada kunjungan tersebut.

Ia memaparkan aspek hilir utama dalam pascapanen yang dibutuhkan RMU, dryer dan alat mesin pertaniannya seperti combine harvester (alat panen padi modern). Hal ini menjadi sangat penting agar terbangun penanganan pascapanen hasil pertanian yang menghasilkan produk pangan berkualitas dengan sistem pengelolaan yang terstruktur.

"Hari ini saya bersama Pak Bupati memastikan bantuan RMU atau penggilingan padi sudah sampai di tempat sesuai program yang ada. Kita sudah manfaatkan dan ini menjadi bagian yang menstimulan," papar SYL.

Mantan Gunernur Sulawesi Selatan dua periode ini menekankan Kementan tak hanya menyalurkan bantuan fisik atau input produksi dan pendampingan, namun juga menyalurkan fasilitas dana kredit usaha rakyat (KUR) yang benar-benar membantu permodalan dan kemajuan petanian. Di tahun 2020 ini Kabupaten Bulukumba telah mendapat KUR sebanyak Rp 50 miliar dan ditingkatkan menjadi Rp 100 miliar.

"KUR ini salah satu kekuatan di bidang pertanian sesuai yang Bapak Presiden Jokowi minta. Negara benar-benar hadir memfasilitasi menumbuhkan kekuatan stok pangan nasional, dilakukan secara merata di seluruh daerah," ujarnya.

Oleh karena itu, SYL menegaskan untuk memaksimalkan manfaat RMU, seluruh usaha penggilingan padi yang ada di Kabupaten Bulukumba disinergikan dengan program Kostraling (Komando Strategi Penggilingan Padi). Program Kostraling sebagai strategi Kementan bertujuan bagaimana menjaga kestabilan harga komoditas pangan.

"Pendekatan KUR harus kita optimalkan. Tahun 2020 ini kami telah siapkan KUR untuk Provinsi Sulawesi Selatan Rp 31 trilium. Selanjutnya saya titip pesan kepada Bupati agar ada pendampingan Kostraling untuk akses KUR, supaya mereka mampu menyerap gabah petani sebagai upaya menjaga kestabilan harga beras," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menambahkan peningkatan sarana pasca panen pertanian yang modern dan pengoptimalan pemanfaatan KUR selain meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, juga untuk meningkatkan peran sektor pertanian terhadap perekonomian nasional. Dengan terbangunnya RMU petani tidak lagi mengalami gabah yang rusak atau harga jatuh ketika musim hujan.

"Bahkan, dengan adanya paket sarana RMU ini lembaga tani bisa memproduksi beras kemasan dengan label yang khas. Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa jajaran Kementerian  Pertanian harus siap dan hadir untuk memenuhi kebutuhan pangan 267 juta penduduk Indonesia," jelas Suwaandi.

Di tempat yang sama, Bupati Bulukumba, Andi Syukri A. Sappewali mengapresiasi atas kunjungan kerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan bantuan yang disalurkan di Bulukumba dalam rangka peningkatan produksi pangan khususnya penanganan pasca panen. Sektor pertanian menjadi penyumbang utama peningkatan PDRB Bulukumba.

"Selain tanaman pangan, Bulukumba memiliki potensi peternakan yang diintegrasikan dengan tanaman karet. Luas lahan baku 22.958 hektar, lahan tegalan 31 ribu hektar dan luas lahan padi 44.422 ribu hektar, produksinya 281 ribu ton dengan produktivitasnya 6,5 ton perhektar," sebutnya.

"Melihat potensi pertanian ini, kami mengucapkan banyak terima kasih dukungan Bapak Menteri Pertanian yang lebih karena masyakat masih mengandalkan sektor pertanian," pinta Andi Syukri.

Adapun bantuan yang disalurkan Kementan untuk Kabupaten Bulukumba senilai Rp 8,43 miliar. Selain bantuan RMU dan bangunan, bantuan lainnya terdiri dari pengembangan padi lahan kering, pengembangan padi bebas residu, benih padi inbrida, jagung hibrida, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, alat mesin pertanian. Kemudian bantuan perpompaan besar dan kecil, embung, revitalisasi tanaman lada, perluasan tanaman pala dan kapas, pemiliharaan kebun induk kelapa, benih lada, pala, kepala genjah dan benih kapas.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top