Sabtu, 5 September 2026

Breaking News

  • 19 Calon Pengurus BRKS Lolos UKK, Wawancara Akhir Digelar Besok   ●   
  • Dua Pekerja Diselamatkan Hidup-Hidup Setelah 9 Hari Terjebak di Terowongan Nepal   ●   
  • Prabowo Ajak Perusahaan Rusia Investasi di 138 Blok Energi Indonesia   ●   
  • Bagaimana Mengenali Orang Cerdas? Ini 9 Kebiasaan yang Bisa Diamati   ●   
  • Hari Pelanggan Nasional 2026, BRK Syariah Sudirman Apresiasi Nasabah   ●   
Mentan SYL Resmikan Penggilingan Padi dan Salurkan Bantuan di Bulukumba
Minggu 29 November 2020, 14:39 WIB

Situsnews - Bulukumba

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan guna meresmikan penggilingan padi atau Rice Milling Unit (RMU) bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) dan menggelontor bantuan, Minggu (29/11/2020). Pembangunan RMU berkapasitas 1,5 ton perjam di Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale ini merupakan program pengembangan penggilingan padi ini untuk meningkatkan kualitas penanganan pasca panen, serap gabah dan kesejahteraan petani.

Kunjungan saya ini karena saya rindu dengan Bulukumba. Kita mengakselerasi kemajuan pertanian Bulukumba mewakili daerah lain. Yang pasti harus lebih maju dengan pendekatan modern untuk menaklukan tantangan melalui kebersamaan sehingga menjadi kekuatan membangun pertanian," demikian dikatakan Mentan SYL pada kunjungan tersebut.

Ia memaparkan aspek hilir utama dalam pascapanen yang dibutuhkan RMU, dryer dan alat mesin pertaniannya seperti combine harvester (alat panen padi modern). Hal ini menjadi sangat penting agar terbangun penanganan pascapanen hasil pertanian yang menghasilkan produk pangan berkualitas dengan sistem pengelolaan yang terstruktur.

"Hari ini saya bersama Pak Bupati memastikan bantuan RMU atau penggilingan padi sudah sampai di tempat sesuai program yang ada. Kita sudah manfaatkan dan ini menjadi bagian yang menstimulan," papar SYL.

Mantan Gunernur Sulawesi Selatan dua periode ini menekankan Kementan tak hanya menyalurkan bantuan fisik atau input produksi dan pendampingan, namun juga menyalurkan fasilitas dana kredit usaha rakyat (KUR) yang benar-benar membantu permodalan dan kemajuan petanian. Di tahun 2020 ini Kabupaten Bulukumba telah mendapat KUR sebanyak Rp 50 miliar dan ditingkatkan menjadi Rp 100 miliar.

"KUR ini salah satu kekuatan di bidang pertanian sesuai yang Bapak Presiden Jokowi minta. Negara benar-benar hadir memfasilitasi menumbuhkan kekuatan stok pangan nasional, dilakukan secara merata di seluruh daerah," ujarnya.

Oleh karena itu, SYL menegaskan untuk memaksimalkan manfaat RMU, seluruh usaha penggilingan padi yang ada di Kabupaten Bulukumba disinergikan dengan program Kostraling (Komando Strategi Penggilingan Padi). Program Kostraling sebagai strategi Kementan bertujuan bagaimana menjaga kestabilan harga komoditas pangan.

"Pendekatan KUR harus kita optimalkan. Tahun 2020 ini kami telah siapkan KUR untuk Provinsi Sulawesi Selatan Rp 31 trilium. Selanjutnya saya titip pesan kepada Bupati agar ada pendampingan Kostraling untuk akses KUR, supaya mereka mampu menyerap gabah petani sebagai upaya menjaga kestabilan harga beras," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menambahkan peningkatan sarana pasca panen pertanian yang modern dan pengoptimalan pemanfaatan KUR selain meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, juga untuk meningkatkan peran sektor pertanian terhadap perekonomian nasional. Dengan terbangunnya RMU petani tidak lagi mengalami gabah yang rusak atau harga jatuh ketika musim hujan.

"Bahkan, dengan adanya paket sarana RMU ini lembaga tani bisa memproduksi beras kemasan dengan label yang khas. Sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa jajaran Kementerian  Pertanian harus siap dan hadir untuk memenuhi kebutuhan pangan 267 juta penduduk Indonesia," jelas Suwaandi.

Di tempat yang sama, Bupati Bulukumba, Andi Syukri A. Sappewali mengapresiasi atas kunjungan kerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan bantuan yang disalurkan di Bulukumba dalam rangka peningkatan produksi pangan khususnya penanganan pasca panen. Sektor pertanian menjadi penyumbang utama peningkatan PDRB Bulukumba.

"Selain tanaman pangan, Bulukumba memiliki potensi peternakan yang diintegrasikan dengan tanaman karet. Luas lahan baku 22.958 hektar, lahan tegalan 31 ribu hektar dan luas lahan padi 44.422 ribu hektar, produksinya 281 ribu ton dengan produktivitasnya 6,5 ton perhektar," sebutnya.

"Melihat potensi pertanian ini, kami mengucapkan banyak terima kasih dukungan Bapak Menteri Pertanian yang lebih karena masyakat masih mengandalkan sektor pertanian," pinta Andi Syukri.

Adapun bantuan yang disalurkan Kementan untuk Kabupaten Bulukumba senilai Rp 8,43 miliar. Selain bantuan RMU dan bangunan, bantuan lainnya terdiri dari pengembangan padi lahan kering, pengembangan padi bebas residu, benih padi inbrida, jagung hibrida, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, alat mesin pertanian. Kemudian bantuan perpompaan besar dan kecil, embung, revitalisasi tanaman lada, perluasan tanaman pala dan kapas, pemiliharaan kebun induk kelapa, benih lada, pala, kepala genjah dan benih kapas.

(Deptan/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 04 September 2026
Menhan Israel Akui Upaya Dapatkan Dukungan AS untuk Relokasi Warga Gaza

Kamis 03 September 2026
All New Pajero Hadir dengan Desain Baru, Siap Dipasarkan ke 100 Negara

Sabtu 29 Agustus 2026
Mengapa Warna Ube Lebih Tahan Panas Dibanding Ubi Ungu? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jumat 28 Agustus 2026
76 Kades Diperpanjang, Jangan Sekadar Perpanjang Masa Jabatan

Senin 24 Agustus 2026
Ingin Jadi Petugas Haji 2027? Kemenhaj Buka Pendaftaran PPIH Mulai 25 Agustus

Jumat 21 Agustus 2026
Dari Pembinaan hingga Modernisasi, Kasmarni Raih Penghargaan Bakti Koperasi di Koperasi Awards 2026

Jumat 24 Juli 2026
FKPMR Sampaikan Dukungan Moril ke Rida K Liamsi

Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top