Home Ekonomi Politik Nasional Daerah Hukrim Gaya Hidup Internasional Indeks
Follow Us ON :
 
RUU Larangan Minol Jadi Kontroversi, Ini Pembelaan Pengusul
Kamis, 19-11-2020 - 14:07:42 WIB
TERKAIT:
 
  • RUU Larangan Minol Jadi Kontroversi, Ini Pembelaan Pengusul
  •  

     


    Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Larangan Minuman Beralkohol (Minol) kini menjadi ramai dan menuai pro-kontra. Tak sedikit orang yang menolak RUU tersebut. Para pengusul RUU tersebut pun melakukan pembelaan.
    Romo Raden Syafi'i dari Partai Gerindra mengatakan para ahli sepakat bahwa minuman beralkohol memberi dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Menurutnya hasil cukai yang diperoleh negara tak sebanding dengan besarnya kerugian sosial yang muncul.


    "Sudah ada semacam perbandingan dari para ahli bahwa dari hasil cukai yang diperoleh dari produksi minuman beralkohol ini dibandingkan dengan kerugian sosial yang terjadi di masyarakat maka hasil cukai itu sangat tidak sebanding," kata dia dalam rapat Badan Legislasi (Baleg),


    Kemudian ketika undang-undang ini sudah dilaksanakan menurutnya menghasilkan kejelasan minol yang boleh diproduksi, siapa yang boleh memproduksi, siapa yang boleh membeli, dan siapa yang boleh mengkonsumsi.


    "Lebih dari itu, dari sisi ekonomi ini menjadi sangat baik, kenapa? karena daerah-daerah yang sudah dikenal hari ini sangat lekat dengan produksi minuman keras, itukan kemudian bisa menjadi destinasi khusus bagi mereka yang memang penggemar minuman keras dalam skala yang dibenarkan oleh undang-undang ini," paparnya.
    Dia juga menegaskan bahwa RUU ini bukan 100% melarang minuman beralkohol, melainkan peredarannya diatur dengan ketentuan yang lebih jelas.


    Dirinya pun mencontohkan orang-orang yang meninggal akibat mengonsumsi miras oplosan dan sebagainya. Harapannya dengan minol diatur secara jelas, kejadian semacam itu bisa dicegah. Dirinya pun menegaskan RUU ini tak ada kaitannya dengan masalah agama. Jadi, bukan perkara haram atau tidak haram.


    "Saya mendengar ada yang mengatakan ini 'jangan heboh lah minuman beralkohol, ini bukan negara Islam'. Ini bukan soal negara Islam, masa iya kita nggak boleh mengatur sesuatu yang mendatangkan kerusakan bagi kesehatan, bagi moralitas," paparnya.


    "Ini soal kesehatan yang kebetulan memang Islam sejalan dengan itu," lanjut dia.


    Pihak pengusul lainnya, Nasir Djamil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga memberi penjelasan mengapa RUU tersebut disusulkan ke Baleg.


    "Minuman beralkohol itu perlu diatur karena hakekatnya dalam pandangan kami minol itu dapat membahayakan kesehatan jasmani dan rohani, dan juga dapat mendorong terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat," sebutnya.


    Pihaknya melihat bahwa minol juga mengancam kehidupan masa depan generasi bangsa. Sementara itu, di level nasional belum ada undang-undang yang secara khusus mengatur minuman beralkohol. Kata dia, peraturannya masih tersebar di berbagai undang-undang yang sifatnya parsial.


    "Oleh karena itu sekali lagi kami berharap mudah-mudahan kita semua bisa sepaham terkait dengan hal ini, bahwa memang kita perlu mengatur soal minuman beralkohol ini dalam level nasional sehingga daerah-daerah juga bisa menjadikan undang-undang ini menjadi rujukan ketika mereka mengatur peredaran minuman beralkohol," tambahnya.


    (Detiknews/As)




     
    Berita Lainnya :
  • Gubernur Bengkulu Mengajak Seluruh Pihak Untuk Memperkuat Kostratani
  • Pilwakot Makassar Irman-Zunnun : Program Pemberantasan Narkoba
  • Manfaatkan Teknologi, Solusi Cerdas yang Ditawatkan Irman - Zunnun untuk Penanganan Covid-19
  • TNI AD Ciptakan Ban Anti Bocor Kebal Peluru
  • Poltekad Kodiklatad Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi TNI AD
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Gubernur Bengkulu Mengajak Seluruh Pihak Untuk Memperkuat Kostratani
    02 Pilwakot Makassar Irman-Zunnun : Program Pemberantasan Narkoba
    03 Manfaatkan Teknologi, Solusi Cerdas yang Ditawatkan Irman - Zunnun untuk Penanganan Covid-19
    04 TNI AD Ciptakan Ban Anti Bocor Kebal Peluru
    05 Poltekad Kodiklatad Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi TNI AD
    06 Tak Kalah, TNI Kembangkan Senjata 'Corner Shoot'
    07 Poltekad Cetak Prestasi Nasional Bidang Teknologi Militer
    08 Hari Pertama Syahrul Yasin Limpo, Menteri KKP Ad Interim
    09 Sekjen Kementan: Tingkatkan Pelayanan Melalui Digitalisasi Sistem
    10 Lewat Herbamuno, Mustika Ratu Raih Top Innovation Choice Award 2020
    11 Di Kepemimpinan SYL, Kementan Raih Sederet Penghargaan
    12 Gatra Awards Menganugrahi Mentan Syahrul Sebagai Penjaga Pangan dan Pelecut Ekspor
    13 Seminar FPK Riau, Gubri Serukan Kelola Kemajemukan, Kapolda Minta Raih Kemajuan dengan Kebudayaan
    14 Mentan Ajak Perguruan Tinggi Bersama Bangun SDM Pertanian Indonesia
    15 Herbamuno+Kaplet Optimalkan Imun Tubuh
    16 Yovie Widianto Kepincut Penyanyi Baru Aminda, Seperti Apa?
    17 Ini Identitas 10 Korban Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Cipali
    18 Pernyataan Lengkap Jokowi Ungkap Kasus Corona di RI Memburuk, Soroti Jateng-DKI
    19 Trio The RYM'S Release Lagu
    20 Komitmen Cegah Korupsi dan Tingkatkan Transparansi Kementan
    21 Jokowi Bubarkan 10 Lembaga: Dewan Riset Nasional-Komisi Pengawas Haji
    22 Mentan SYL Resmikan Penggilingan Padi dan Salurkan Bantuan di Bulukumba
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © SITUS NEWS - terpercaya dan bersahabat