Senin, 20 Juli 2026

Breaking News

  • Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Senapelan Pantau Stok Sembako dan Stabilitas Harga   ●   
  • Pastikan Pasokan Lancar, Polsek Senapelan Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok   ●   
  • CEO Master Bagasi Amir Hamzah Raih Pemred Award 2026 atas Kepemimpinan dan Inovasi Ekspor UMKM   ●   
  • Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026   ●   
  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
Wapres Dorong Penguatan BMT untuk Dikembangkan Di Negara Lain
Senin 16 November 2020, 19:00 WIB

Situsnews - Jakarta

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong penguatan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) di dalam negeri agar bisa dicontoh oleh negara lain berpenduduk Muslim untuk mengembangkan jenis lembaga keuangan mikro berbasis syariah serupa.

“Menjadi kewajiban kita untuk menguatkan BMT yang kita miliki agar terbukti menjadi solusi bagi penguatan ekonomi umat, sehingga dapat direplikasi di berbagai negara Muslim lainnya,” kata Ma’ruf Amin saat membuka web seminar BMT Summit 2020 secara virtual dari Jakarta, Senin.

Ma’ruf mengatakan BMT merupakan jenis lembaga keuangan berbasis syariah yang hanya dimiliki Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia.

Meskipun negara lain yang berpenduduk Muslim juga memiliki jenis usaha mikro dan kecil, BMT belum terlalu dikenal di negara-negara tersebut.

“BMT adalah lembaga keuangan mikro syariah yang merupakan inovasi anak bangsa, yang tidak dimiliki oleh negara-negara Muslim lainnya. Banyak negara berpenduduk Muslim, yang memiliki jumlah usaha mikro dan kecil yang banyak, ingin mempelajari dan menerapkan model BMT di negaranya,” katanya.

Ma’ruf juga menjelaskan bahwa peran BMT tidak dapat dipisahkan dari keberadaan pelaku usaha mikro sebagai calon nasabah BMT. Sehingga, kualitas usaha mikro harus terus ditingkatkan secara bersamaan dengan penguatan BMT tersebut.

Oleh karena itu, kata dia, berbagai dukungan harus diberikan kepada pelaku usaha mikro, antara lain dengan membangun pusat inkubasi usaha halal di berbagai daerah, sebagai pusat pembinaan dan penyemaian usaha mikro dan kecil halal.

“Selain itu juga perlu dibangun Sharia Business Center yang didukung oleh infrastruktur digital sebagai sarana interaksi dan sarana transaksi antarpelaku bisnis syariah,” katanya.

(Antaranews/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top