Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Wapres Dorong Penguatan BMT untuk Dikembangkan Di Negara Lain
Senin 16 November 2020, 19:00 WIB

Situsnews - Jakarta

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong penguatan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) di dalam negeri agar bisa dicontoh oleh negara lain berpenduduk Muslim untuk mengembangkan jenis lembaga keuangan mikro berbasis syariah serupa.

“Menjadi kewajiban kita untuk menguatkan BMT yang kita miliki agar terbukti menjadi solusi bagi penguatan ekonomi umat, sehingga dapat direplikasi di berbagai negara Muslim lainnya,” kata Ma’ruf Amin saat membuka web seminar BMT Summit 2020 secara virtual dari Jakarta, Senin.

Ma’ruf mengatakan BMT merupakan jenis lembaga keuangan berbasis syariah yang hanya dimiliki Indonesia, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar dunia.

Meskipun negara lain yang berpenduduk Muslim juga memiliki jenis usaha mikro dan kecil, BMT belum terlalu dikenal di negara-negara tersebut.

“BMT adalah lembaga keuangan mikro syariah yang merupakan inovasi anak bangsa, yang tidak dimiliki oleh negara-negara Muslim lainnya. Banyak negara berpenduduk Muslim, yang memiliki jumlah usaha mikro dan kecil yang banyak, ingin mempelajari dan menerapkan model BMT di negaranya,” katanya.

Ma’ruf juga menjelaskan bahwa peran BMT tidak dapat dipisahkan dari keberadaan pelaku usaha mikro sebagai calon nasabah BMT. Sehingga, kualitas usaha mikro harus terus ditingkatkan secara bersamaan dengan penguatan BMT tersebut.

Oleh karena itu, kata dia, berbagai dukungan harus diberikan kepada pelaku usaha mikro, antara lain dengan membangun pusat inkubasi usaha halal di berbagai daerah, sebagai pusat pembinaan dan penyemaian usaha mikro dan kecil halal.

“Selain itu juga perlu dibangun Sharia Business Center yang didukung oleh infrastruktur digital sebagai sarana interaksi dan sarana transaksi antarpelaku bisnis syariah,” katanya.

(Antaranews/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top