Selasa, 20 Oktober 2026

Breaking News

  • Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Ritel Modern, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar   ●   
  • Bupati Afni: Mahasiswa Jangan Hanya Andalkan Teori, Pahami Persoalan Masyarakat   ●   
  • Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari   ●   
  • Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran   ●   
  • 8 Amalan Pembuka Rezeki dalam Islam, dari Salat Dhuha hingga Silaturahmi   ●   
Alokasikan Anggaran 20 Persen, Pasangan IMUN Lebih Kongkret Punya Strategi Perbaikan Pendidikan
Minggu 08 November 2020, 15:30 WIB

Situsnews.com - Jakarta

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo - Andi Zunnun Armin NH yang dikenal IMUN tampil penuh semangat, menguasai konten materi, solutif dan terukur dalam memaparkan gagasan dan terobosan memajukan Kota Makassar, khususnya terkait strategi untuk memperbaiki mutu dan pemerataan pendidikan. Debat Publik Kota Makassar yang mengangkat tema “Pendidikan, Transportasi, Lingkungan, Toleransi, Sosial Budaya dan Keamanan” ini diselenggarakan di Jakarta.

Tentang strategi untuk memperbaiki mutu dan pemerataan pendidikan, Pasangan IMUN menempatkan salah satu salah satu kunci yang harus disiapkan pemerintah adalah anggaran. Keberpihakan pemerintah dalam peningkatan anggaran untuk sektor pendidikan harus mengacu sesuai dengan amanat Undang-Undang.

“Saat ini keberpihakan pemerintahan kota hanya mengalokasikan anggaran pendidikan 11 persen. Hal ini tidak sesuai amanah Undang-Undang yang seharunya 20 persen. Apapun yang kita bicarakan dan rencanakan kalau kita tidak menempatkan anggaran pendidikan di atas 20 persen, maka hasilnya akan sama saja. Oleh karena itu, ke depan kami akan naikkan anggaran pendidikan itu 20 persen, sebab pemerintah harus menjadi pioner dalam membangun pendidikan yang lebih maju,” demikian dikatakan calon Wali Kota Makassar, Irman Yasin Limpo dalam debat publik tersebut.

Selanjutnya, kata Irman, hal yang paling utama dilakukan dalam kesuksesan pendidikan adalah pemenuhan 8 standar mutu pendidikan dan implementasi orientasi pendidikan yang utama adalah aspek prilaku. Adapun 8 standar mutu pendidikan itu yakni standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan dan standar penilaian pendidikan.

“Semua guru PAUD, SD, SMP dan SMA harus terkualifikasi sarjana. Kemudian pemerintah kota harus mendorong semua guru untuk memperoleh NUPTK berdasarkan SK Wali Kota, supaya mereka semua punya ijin mengajar,” bebernya.

Irman menambahkan strategi penataan sektor pendidikan yakni harus berorientasi pada pendidikan karakter, dimana menjadikan siswa-siswinya memiliki prilaku yang baik dulu baru menjadikan siswanya pintar. Sebab percuma cerdas kalau tidak berbakti kepada orang tua dan percuma rangking satu kalau tidak punya kesopanan.

“Orientasi pendidikan inilah yang harus dikedepankan di Kota Makassar dan kita optimis bisa wujudkan,” tegasnya.

“Untuk terobosan perbaikan pendidikan di masa pandemi covid 19 yang utama harus dilakukan pemerintah adalah menjadikan anak sekolah harus sehat. Pasalnya, pendidikan itu bukan hanya guru atau sekolah. Keselamatan paling penting dibanding mereka harus bersekolah di tempat yang pada umumnya,” sambung Irman.

Perlu diketahui, visi yang diangkat Pasangan IMUN yakni mewujudkan makassar sebagai kota bermartabat, berdaya saing global dan berbasis keseimbangan ekosistem. Selanjutnya dari visi tersebut, misinya adalah mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, menyediakan akses pelayanan umum terjangkau dan berkualitas, memperkuat budaya-budaya luhur lokal dan menciptakan etos kerja berbasis kearifan lokal. Selanjutnya, membangun sarana dan prasarana lingkungan berbasis ekologi yang ramah lingkungan, memberi ruang kepada masyarakat untuk berusaha dan meningkatkan daya saing perekonomian berbasis ekonomi kerakyatan, serta menjadikan Kota Makassar sebagai pusat penghubung perniagaan barang dan jasa wilayah timur dan barat serta internasional.

Kemudian, meningkatkan daya saing perekonomian lokal melalui peningkatan inovasi dan kreativitas pada produk-produk lokal, menjadikan Kota Makassar sebagai pusat destinasi wisata di wilayah timur, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terintegrasi, bersih melayani dana bertanggung jawab. Terakhir, mewujudkan infrastruktur dan utilitas yang terintegrasi, murah, dan efisien.

(AS)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Kamis 15 Oktober 2026
Jadilah Orang Kaya yang Zuhud, Bukan Hamba Harta

Rabu 14 Oktober 2026
Hadis tentang Silaturahmi: Benarkah Bisa Melapangkan Rezeki dan Memanjangkan Umur?

Minggu 11 Oktober 2026
Jangan Iri dengan Nikmat Orang Lain, Ini Pesan Rasulullah agar Hati Lebih Tenang

Minggu 11 Oktober 2026
Upah Minimum Malaysia Naik Jadi RM2.000 atau Rp8,7 Juta, Keringanan Pajak dan Bantuan Tunai Ikut Bertambah

Sabtu 10 Oktober 2026
Kunci Menjalani Hidup dengan Tenang: Doa, Usaha, Ikhtiar, dan Tawakal

Kamis 08 Oktober 2026
Kenapa Ijazah SMA Masih Penting? Ini Pengaruhnya pada Kerja, Kuliah hingga Gaji

Rabu 07 Oktober 2026
DPRD Riau Keras Soal DBH: Pusat Jangan Hanya Ambil Migas, Daerah Juga Harus Sejahtera

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top