Senin, 20 Juli 2026

Breaking News

  • Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Senapelan Pantau Stok Sembako dan Stabilitas Harga   ●   
  • Pastikan Pasokan Lancar, Polsek Senapelan Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok   ●   
  • CEO Master Bagasi Amir Hamzah Raih Pemred Award 2026 atas Kepemimpinan dan Inovasi Ekspor UMKM   ●   
  • Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026   ●   
  • Eks Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun, Skandal Dana PI Rp551 Miliar Rugikan Negara Rp64,2 Miliar   ●   
Pengembangan Teknologi Electronic Toll Collection di Indonesia PT. Delameta Bilano bekerjasama dengan CMNP Group Indonesia
Rabu 28 Oktober 2020, 12:16 WIB

Situsnews.com,Jakarta-PT Delameta Bilano telah menjalin kerja sama untuk mengembangkan teknologi transportasi di Indonesia dengan CMNP Group melalui anak perusahaannya yaitu PT. Citra Persada Infrastruktur (CPI).Kerja sama itu telah berjalan sejak 10 Juni 2020 lalu dan PT. Delameta Bilano siap mendukung pengembangan sistem ruas tol baru dalam kota DKI Jakarta dan 7 ruas konsesi baru grup CMNP.

Adapun pokok-pokok kerja sama strategis dari dua perusahaan itu mencakup sistem Pembayaran Elektronik Jalan Tol (Electronic Toll Collection), sistem lntegrator maupun Teknologi Finansial pendukungnya di lndonesia. 

Ke depannya, kerja sama tersebut secara bertahap akan diimplementasikan di seluruh ruas tol yang dikelola oleh CMNP Group. Dengan kerja sama ini CMNP Group diharapkan dapat melayani pengguna jalan tol secara lebih baik melalui pemanfaatan teknologi yang efisien dan tepat guna sekaligus memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Direktur Utama PT Delameta Bilano, Bayu Wicaksono, menjelaskan bahwa Delameta Bilano telah memiliki sejarah dan kiprah yang panjang dalam bidang pengembangan teknologi transportasi di Indonesia. Selama lebih dari 30 tahun, PT Delameta Bilano telah menghasilkan sejumlah produk  inovatif seperti palang lajur otomatis tercepat, e-payment collection system, sistem pembacaan plat nomor otomatis, intelligent traffic command center, dan intelligent parking system. Peralatan dan sistem tersebut dikembangkan dan diproduksi secara in-house oleh PT Delameta Bilano dalam rangka menyediakan produk dalam negeri yang efisien dan handal.

"Delameta Bilano juga telah mengantongi izin payment gateway dari Bank Indonesia dan telah mengelola transaksi cashless di 21 ruas tol di Indonesia,"terang Bayu saat itu. 

Bayu menjelaskan bahwa perusahaan nasional yang berdiri di Jakarta pada tanggal 18 Mei tahun 1990 itu memiliki visi menjadi perusahaan industri kebanggaan nasional yang terkemuka di regional serta sehat secara operasional dan finansial. Konsisten dengan visinya, Delameta Bilano memiliki misi untuk menjadi

perusahaan yang mengedepankan riset dalam negeri yang mampu menciptakan produk unggulan bangsa yang berdaya saing global.

 "Kami juga tengah menjajaki kerja sama dengan badan usaha lain dalam pekerjaan-pekerjaan strategis  di bidang teknologi dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kolaborasi dan sinergi," pungkasnya.




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Senin 20 Juli 2026
Drama 120 Menit! Spanyol Taklukkan Argentina 1-0 dan Rebut Gelar Piala Dunia 2026

Rabu 01 Juli 2026
Viral di Media Sosial, Balut Dinilai Haram Menurut Hukum Islam

Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top